Kalimantan Timur

Jelang Muswil KKSS Kaltim, KKBM Ingatkan Pentingnya Menjaga Konstitusi dan Harmoni Organisasi

Teks: Ketua KKBM Kaltim, Jawad Sirajuddin., berikan keterangan pers,Minggu,8/3/26 (Natmed.id/Sukri)

Samarinda, Natmed.id – Jelang perhelatan Musyawarah Wilayah (Muswil) Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS) Kalimantan Timur yang direncanakan pada akhir April 2026, Kerukunan Keluarga Besar Makassar (KKBM) Kaltim secara tegas menyuarakan pentingnya ketaatan terhadap mekanisme organisasi.

Ketua KKBM Kaltim Jawad Sirajuddin mengungkapkan bahwa dinamika persiapan telah berjalan dengan sangat baik, di mana aspek teknis seperti penentuan waktu dan tanggal pelaksanaan sudah hampir menemui titik final.

Menurutnya, saat ini fokus utama panitia pelaksana adalah merampungkan berbagai urusan administratif guna memastikan transisi kepemimpinan berjalan tanpa hambatan hukum maupun prosedur organisasi.

Jawad Sirajuddin menekankan bahwa marwah organisasi sangat bergantung pada kepatuhan terhadap aturan main yang telah disepakati bersama dalam konstitusi paguyuban.

Ia menegaskan harapan besar agar Muswil ini menjadi contoh pelaksanaan demokrasi yang bermartabat.

“Rencana pelaksanaan Muswil ini sudah hampir final, baik tanggal maupun waktunya. Sekarang masih dalam proses pengurusan dan melihat perkembangan situasi yang ada,” ujarnya usai buka puasa bersama di rumah H Nasir, Minggu malam, 8 Maret 2026.

Ia menambahkan bahwa setiap langkah yang diambil harus senantiasa mengacu pada Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) serta Peraturan Organisasi (PO) agar hasil Muswil memiliki legitimasi yang kuat.

Sebagai representasi dari warga Makassar di perantauan, KKBM memiliki peran strategis dalam menyatukan aspirasi dari sepuluh pilar wilayah yang meliputi Pangkajene dan Kepulauan, Maros, Kota Makassar, Gowa, Takalar, Bantaeng, Jeneponto, Bulukumba, Sinjai, hingga Kepulauan Selayar.

Penyatuan persepsi di antara pilar-pilar ini dianggap sebagai langkah krusial untuk memastikan bahwa sosok yang akan menakhodai KKSS Kaltim ke depan adalah figur yang mampu merangkul seluruh lapisan warga.

“Kita ingin menyamakan persepsi agar ke depan ketua KKSS Kaltim yang terpilih dapat lebih baik lagi dalam mengurus warganya,” jelasnya.

Mengingat besarnya peran warga Sulawesi Selatan di Kaltim yang telah berkontribusi signifikan di berbagai sektor, mulai dari pemerintahan hingga ekonomi sosial.

Terkait mekanisme pemilihan, Jawad Sirajuddin menunjukkan sikap yang bijaksana dengan mengedepankan asas musyawarah sebagai prioritas utama.

Ia percaya bahwa kebersamaan warga perantau akan lebih terjaga apabila suksesi dilakukan dengan semangat kekeluargaan. Namun, ia juga tetap bersikap realistis terhadap dinamika demokrasi yang mungkin terjadi di dalam forum nantinya.

“Kalau bisa aklamasi tentu lebih baik. Tetapi kalau tidak, kita harus menjalankan proses demokrasi melalui voting,” pungkasnya.

Dengan demikian, KKBM berharap Muswil mendatang tidak hanya menghasilkan pemimpin baru, tetapi juga mempererat persatuan warga Sulawesi Selatan di Kalimantan Timur untuk kemajuan daerah.

Related posts

Gedung BNI di IKN Usung Bangunan Futuristik dan Ramah Lingkungan

Irawati

Kaltim-Sulsel Jalin Kerja Sama Perdagangan

natmed

Jaksa Agung ke Kaltim, Kawal Pembangunan Berdampak dan Taat Hukum

Aminah