Olahraga

Kaltim Tembus Empat Besar Nasional di Kejurnas Taekwondo 2026

Teks: Para atlet muda Kaltim menunjukkan prestasi membanggakan dengan raihan 6 medali emas di Kejurnas Taekwondo 2026. (Natmed.id/Aminah)

Samarinda, Natmed.id – Kontingen Kalimantan Timur menorehkan capaian membanggakan dengan menembus posisi empat besar nasional pada ajang Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Taekwondo kategori Cadet dan Junior 2026. Bertindak sebagai tuan rumah, Kaltim menutup kejuaraan dengan koleksi 6 medali emas, 9 perak, dan 10 perunggu.

Kejuaraan berlangsung di Gor Serbaguna Stadion Kadrie Oening, Samarinda, pada 23–25 April 2026. Ajang nasional ini diikuti atlet muda dari 31 provinsi di Indonesia dan menjadi salah satu ajang penting dalam peta pembinaan taekwondo usia dini dan junior.

Hasil tersebut menempatkan Kaltim di posisi keempat klasemen akhir nasional, sekaligus memperlihatkan peningkatan daya saing atlet daerah di level nasional. Prestasi ini juga menjadi modal penting menuju kejuaraan-kejuaraan yang lebih besar pada masa mendatang.

Wakil Ketua Bidang II Pengurus Besar Taekwondo Indonesia (PBTI), Brigjen TNI Anggara Sitompul, memberikan apresiasi kepada seluruh atlet dan panitia yang telah menyukseskan kejuaraan selama tiga hari pelaksanaan.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh penyelenggara atas terlaksananya kejuaraan ini dengan baik. Kepada para atlet yang telah berjuang selama tiga hari, selamat atas pencapaian yang diraih,” ujarnya saat penutupan kejuaraan.

Ia mengingatkan para peraih medali agar tidak cepat puas dengan hasil yang diraih. Menurutnya, prestasi nasional hanya menjadi awal untuk menghadapi persaingan lebih tinggi ke depan.

“Bagi yang menang, teruslah berlatih lebih keras,” katanya.

Sementara bagi atlet yang belum berhasil naik podium, Anggara meminta agar pengalaman di Samarinda dijadikan bahan evaluasi untuk memperbaiki performa.

“Bagi yang belum berhasil, jadikan ini sebagai evaluasi karena masih banyak kejuaraan ke depan untuk meraih kesuksesan,” lanjutnya.

Enam medali emas Kaltim sebagian besar datang dari nomor putri. Hal ini menunjukkan pembinaan atlet perempuan di daerah berjalan cukup efektif dan mampu bersaing di level nasional.

Medali emas dipersembahkan oleh Meyka Aurora Wihellina (Junior U-55 Putri), Alifiya Junita Wahyuni (Junior U-59 Putri), Kaila Zhafira Riffi Sinulingga (Junior U-49 Putri), Jihan Talita Ulfa (Cadet U-47 Putri), Timothea Anastasya Kasendean (Cadet Over 59 Putri), serta Ida Bagus Gede Krishna Mertha B (Cadet U-65 Putra).

Selain emas, Kaltim juga mengumpulkan sembilan medali perak dan sepuluh perunggu dari berbagai kelas pertandingan. Raihan ini menunjukkan kekuatan kontingen Kaltim tidak hanya bertumpu pada satu dua atlet, tetapi tersebar di banyak nomor.

Keberhasilan menembus empat besar menjadi catatan penting bagi Kaltim sebagai tuan rumah. Dalam banyak event nasional, status tuan rumah sering hanya identik dengan kesiapan fasilitas. Namun kali ini, Kaltim juga mampu berbicara di arena pertandingan.

Prestasi tersebut sekaligus memperlihatkan bahwa investasi pembinaan olahraga bela diri di daerah mulai membuahkan hasil. Jika konsistensi latihan, kompetisi lokal, dan dukungan anggaran terus dijaga, Kaltim berpeluang melahirkan atlet nasional hingga internasional di masa depan.

Anggara juga memberi apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur atas dukungan penyelenggaraan kejuaraan nasional ini. Menurutnya, kolaborasi pemerintah dan organisasi olahraga penting untuk mendorong lahirnya atlet berprestasi.

“Atas nama Ketua Umum, Kejurnas Taekwondo Cadet dan Junior tahun 2026 secara resmi dinyatakan selesai,” tutupnya.

Related posts

Rusmadi Buka Kejuaraan Bola Tangan Tingkat Pelajar, Diharapkan Lahir Atlet Baru

Febiana

Bonus Porprov Minim, Wali Kota Pasuruan Minta Maaf

Sahal

Ribuan Peserta Padati Kaltim Run Digifest 2025, Olahraga dan Festival Jadi Satu

Adinda Febrianti