Samarinda, Natmed.id – Dinamika politik menuju Pemilihan Wali Kota Samarinda mulai terasa meski jadwal pemungutan suara masih beberapa tahun lagi.
Di internal Partai Golkar, nama Ketua DPRD Kaltim Hasanuddin Mas’ud atau Hamas mulai ramai disebut sebagai figur potensial untuk maju dalam kontestasi mendatang.
Plt Ketua DPD Partai Golkar Samarinda Andi Satya Adi Saputra menegaskan partainya tidak kekurangan stok kader untuk bertarung di level kota.
“Pemilihan wali kota sendiri masih lama sekali, tahun 2029 atau 2031 itu masih lama sekali. Artinya Golkar itu punya banyak calon yang sangat potensial,” ujar Andi Satya, Senin 20 April 2026.
Pernyataan itu menjadi sinyal bahwa Golkar mulai membaca peta politik lebih awal, sekaligus menepis anggapan bahwa partai hanya bergantung pada satu nama.
Nama Hamas belakangan ikut diperbincangkan setelah dinilai memiliki posisi strategis di partai serta pengalaman politik di tingkat provinsi. Andi Satya tidak menampik bahwa Hamas merupakan salah satu kader terbaik Golkar saat ini.
“Saya rasa juga Bang Hasanuddin Mas’ud adalah salah satu kader terbaik Golkar,” katanya.
Meski demikian, peluang maju tidak otomatis diberikan kepada satu figur tertentu, semua nama tetap akan melalui proses penilaian internal.
“Banyak kader lain selain beliau juga. Insyaallah nanti akan dinilai,” ujarnya.
Andi Satya menekankan Golkar tidak akan membagikan tiket pencalonan secara instan. Partai, kata dia, akan melihat kapasitas, elektabilitas, loyalitas kader, hingga kemampuan memenangkan pertarungan.
“Tidak akan serta merta partai itu memberikan dukungan dan mandat tanpa menilai siapa yang akan melakukannya,” tegasnya.
Sebagai ibu kota Provinsi Kaltim dan kota penyangga IKN, Samarinda dipandang sebagai wilayah strategis. Siapa pun yang menguasai Samarinda akan memiliki pengaruh besar secara politik maupun ekonomi.
Karena itu, manuver awal partai-partai besar mulai terlihat jauh sebelum tahapan resmi pilkada dibuka. Golkar tampaknya tak ingin kehilangan momentum setelah beberapa kali menjadi kekuatan dominan di daerah.
Selain Hamas, nama Andi Satya sendiri ikut masuk dalam radar politik karena kini memimpin Golkar Samarinda sebagai Plt ketua dan memiliki posisi Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kaltim. Kondisi ini membuka kemungkinan persaingan sehat di internal partai.
Namun hingga kini, belum ada keputusan resmi siapa yang akan diusung. Yang pasti, Golkar sudah memberi sinyal satu hal kursi Wali Kota Samarinda akan diperjuangkan serius dan perebutan tiket dimulai dari sekarang.
