Samarinda, Natmed.id – Sebanyak 1.024 calon jemaah haji (CJH) asal Kota Samarinda dipastikan siap diberangkatkan. Seluruh tahapan persiapan, mulai dari administrasi hingga teknis keberangkatan, telah rampung dan dinyatakan siap 100 persen.
Kepala Seksi Pelayanan dan Fasilitas Pengembangan Ekosistem Ekonomi Haji dan Umrah Kemenhaj Umrah Samarinda sekaligus Ketua Panitia Manasik Haji Muhammad Djuni menegaskan bahwa kesiapan tersebut tidak hanya terjadi di tingkat daerah, tetapi juga selaras dengan kesiapan nasional.
“Untuk dokumen jemaah haji, alhamdulillah Samarinda sudah siap 100 persen. Secara nasional juga sudah cukup siap. Termasuk persiapan pra-keberangkatan hingga keberangkatan,” ujarnya, Minggu 5 April 2026.
Ia menjelaskan, berbagai aspek teknis juga telah dipersiapkan secara matang melalui koordinasi lintas sektor, termasuk dengan pemerintah daerah terkait lokasi keberangkatan dan pemulangan jemaah.
“Secara teknis juga sudah dipersiapkan dengan matang. Kita sudah koordinasi dengan pemerintah daerah untuk mempersiapkan lokasi keberangkatan dan pemulangan,” jelasnya.
Tahun ini Samarinda memberangkatkan lima kelompok terbang (kloter). Keberangkatan dijadwalkan berlangsung secara bertahap dimulai pada 26 April, kemudian dilanjutkan pada 1 Mei, 6 Mei, 18 Mei, dan 20 Mei 2026.
“Kloter pertama tanggal 26 April, lalu 1 Mei, 6 Mei, 18 Mei, dan 20 Mei. Total ada lima kloter dari Samarinda,” ungkap Djuni.
Skema keberangkatan jemaah terbagi dalam dua gelombang. Gelombang pertama akan mendarat di Madinah, sedangkan gelombang kedua langsung menuju Makkah. Pembagian ini merupakan bagian dari sistem nasional yang telah ditetapkan.
“Gelombang pertama itu mereka mendarat di Madinah. Setelah seluruh kloter berangkat, sekitar lima sampai enam hari kemudian masuk puncak haji, yaitu wukuf di Arafah,” terangnya.
Dengan kesiapan yang telah mencapai tahap final, Kemenhaj dan Umrah Samarinda optimistis seluruh proses keberangkatan dapat berjalan lancar tanpa kendala berarti. Namun demikian, jemaah tetap diingatkan untuk menjaga kondisi kesehatan menjelang keberangkatan.
“Kami berharap jemaah menjaga kesehatannya agar saat pemeriksaan di asrama haji semua dalam kondisi aman dan tidak ada yang tertinggal,” pungkasnya.
