Politik

Celni Pita Sari Ingatkan Pejabat Jangan Berlebihan Saat Open House Lebaran

Teks: Wakil Ketua DPRD Samarinda Celni Pita Sari Saat Halalbihalal, Senin,23/3/26. (Natmed.id/Aminah)

Samarinda, Natmed.id – Wakil Ketua DPRD Kota Samarinda Celni Pita Sari mengingatkan para pejabat untuk tidak berlebihan dalam menggelar open house saat perayaan Idulfitri. Ia menilai, momen Lebaran seharusnya lebih menekankan pada nilai silaturahmi, bukan ajang menunjukkan kemewahan.

Hal itu disampaikan Celni saat menggelar kegiatan halalbihalal sederhana di kediamannya, Senin 23 Maret 2026. Ia mengaku tahun ini memilih tidak pulang kampung dan memanfaatkan momen Lebaran untuk berkumpul bersama keluarga, staf, serta kerabat terdekat.

“Ini kebetulan saya tidak pulang kampung, jadi kita melaksanakan kegiatan halalbihalal. Sederhana saja, yang penting kita bisa berkumpul bersama para staf, keluarga, dan teman-teman terdekat,” ujarnya.

Momen Idulfitri justru menjadi kesempatan penting untuk mempererat hubungan yang selama ini jarang terjalin akibat kesibukan.

“Kadang kita lama tidak ketemu, jadi momen silaturahmi ini kita pakai untuk saling mendekatkan diri, saling berkumpul, bertemu, dan bermaafan,” katanya.

Celni juga menyoroti fenomena open house yang dinilai mulai bergeser dari tujuan awalnya. Ia mengingatkan, jika tidak dikendalikan, kegiatan tersebut bisa berubah menjadi acara besar layaknya hajatan yang justru mengaburkan makna silaturahmi.

“Kalau masyarakat juga nanti jatuhnya hajatan ya, bukan lagi silaturahmi Lebaran sederhana,” ucapnya.

Sebagai Ketua DPD Partai NasDem Kalimantan Timur Celni menyebut kegiatan silaturahmi di internal partai telah dilakukan sebelumnya dalam bentuk buka puasa bersama, kegiatan sederhana seperti itu sudah cukup untuk menjaga kebersamaan tanpa harus menggelar acara besar.

“Kalau dari partai sendiri kita sudah melaksanakan secara tersendiri. Kemarin momen buka puasa sekaligus silaturahmi,” jelasnya.

Ia juga mengungkapkan bahwa dirinya sempat tidak menggelar open house selama tiga tahun terakhir. Tahun ini menjadi momen pertama kembali dilaksanakan, itupun dengan konsep yang jauh lebih sederhana.

“Saya malah tiga tahun sudah tidak melaksanakan open house. Baru hari ini lagi melaksanakan,” katanya.

Lebih lanjut, Celni menegaskan bahwa sikap tersebut juga sebagai bentuk penyesuaian terhadap kondisi saat ini, di mana efisiensi dan kesederhanaan menjadi perhatian publik, terutama bagi pejabat.

“Memang tidak boleh, karena di situasi efisiensi sekarang kita tidak boleh terlalu bermewah-mewahan. Jadi yang penting sederhana, yang penting bisa kumpul bersama teman-teman dan juga para staf,” tegasnya.

Ia berharap para pejabat dapat memberikan contoh kepada masyarakat dengan mengedepankan kesederhanaan dalam merayakan hari besar keagamaan, sehingga kepercayaan publik terhadap pemerintah tetap terjaga.

Related posts

Fokus Gaungkan Rudy-Seno Bawa Perubahan Menuju Kaltim Emas di Senam Sehat

Aditya_

Bawaslu Kaltim Telusuri Izin Cuti Anggota DPRD yang Terlibat Kampanye

Intan

NU Samarinda Siap Sukseskan Pilkada Serentak 2020

natmed