Samarinda, Natmed.id – Perum Bulog Kantor Cabang Samarinda memastikan kesiapan pasokan pangan pokok dalam kondisi aman dan melimpah guna memenuhi kebutuhan masyarakat selama bulan Ramadan hingga perayaan Idulfitri 1447 H.
Hal ini ditegaskan langsung oleh Pimpinan Cabang Bulog Samarinda Adi saat meninjau ketersediaan cadangan pangan di gudang penyimpanan.
Bulog Samarinda memiliki tanggung jawab besar dalam menjaga stabilitas pasokan tidak hanya untuk wilayah Kota Samarinda, melainkan mencakup enam kabupaten/kota lainnya di Kalimantan Timur, termasuk hingga ke wilayah pedalaman di Kabupaten Mahakam Ulu.
Berdasarkan data terbaru per Maret 2026, rincian cadangan beras yang dikelola Bulog meliputi, beras medium (SPHP) yang saat ini tersedia cadangan sebesar 7.600 ton. Beras ini menjadi instrumen utama pemerintah dalam program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) untuk menjaga daya beli masyarakat.
Lalu ada beras premium, tersedia stok cadangan kurang lebih sebanyak 190 ton untuk memenuhi segmentasi kebutuhan masyarakat yang lebih tinggi.
Dengan total persediaan yang mendekati angka 7.800 ton tersebut, Adi memberikan jaminan bahwa masyarakat tidak perlu mengkhawatirkan adanya kelangkaan beras selama periode puncak konsumsi saat hari raya.
“Insyaallah, stok kami untuk menghadapi hari raya Idulfitri dalam posisi aman. Berdasarkan perhitungan distribusi, ketahanan stok kami saat ini diproyeksikan mampu mencukupi kebutuhan masyarakat untuk 3 sampai 4 bulan ke depan,” ungkap Adi.
Ketersediaan stok yang melimpah ini juga menjadi langkah preventif Bulog dalam meredam potensi kenaikan harga beras di pasar-pasar tradisional maupun ritel modern.
Penyaluran beras SPHP akan terus diintensifkan ke enam wilayah kabupaten/kota tersebut guna memastikan harga tetap terkendali sesuai dengan Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah.
Melalui ketersediaan yang mencapai hingga empat bulan ke depan, Bulog Samarinda optimis stabilitas ekonomi dan ketahanan pangan di Kalimantan Timur akan tetap kokoh setidaknya hingga pertengahan tahun 2026.
