Kalimantan Timur

Pertahankan Nilai Solidaritas, PWI Kaltim Bagikan 150 Paket Kurban

Teks: Suasana pemotongan saat Hari Raya Iduladha di Kantor PWI Kaltim di Jalan Biola, Samarinda. (PWI Kaltim)

Samarinda, Natmed.id – Perayaan Iduladha 1447 Hijriah di Kantor Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kalimantan Timur tahun ini tak sekadar tentang penyembelihan hewan kurban. Lebih dari itu, momen tersebut menjadi ruang mempererat hubungan lintas generasi di tubuh organisasi wartawan tertua di Indonesia ini.

Bertempat di Kantor PWI Kaltim, Jalan Biola, Kompleks Prevab, Samarinda, dua ekor sapi disembelih pada perayaan Iduladha 2026. Satu sapi berasal dari gotong royong tujuh anggota PWI Kaltim, sementara satu lainnya merupakan bantuan dari Gubernur Kalimantan Timur Rudy Mas’ud.

Dari dua hewan kurban tersebut, panitia berhasil menyiapkan sekitar 150 paket daging dengan berat masing-masing satu kilogram. Namun yang menarik, distribusi daging kurban ini tidak hanya menyasar anggota aktif, melainkan juga mereka yang memiliki ikatan emosional dan sejarah panjang dengan organisasi.

Ketua PWI Kaltim Abdurrahman Amin menegaskan bahwa pembagian daging kurban dilakukan dengan pendekatan kekeluargaan. Selain anggota yang berdomisili di Samarinda, paket daging juga diberikan kepada para sesepuh organisasi serta keluarga anggota yang telah wafat.

“Ini bukan sekadar pembagian daging kurban, tetapi bentuk perhatian kami terhadap seluruh keluarga besar PWI Kaltim,” ujar Rahman, sapaan akrabnya.

Menurutnya, keberadaan PWI di Kalimantan Timur memang tidak bisa dilepaskan dari kontribusi berbagai generasi wartawan. Oleh karena itu, setiap program kerja yang dijalankan tidak hanya berfokus pada peningkatan kapasitas anggota aktif, tetapi juga menjaga hubungan dengan para senior yang telah lebih dulu berkiprah.

Rahman menyebut, konsep kebersamaan seperti ini sengaja terus dipertahankan agar nilai solidaritas di dalam organisasi tetap hidup. Baginya, Iduladha menjadi momentum tepat untuk menghadirkan kembali semangat berbagi sekaligus memperkuat silaturahmi.

“Program kami memang dirancang agar bisa dirasakan oleh semua generasi. Baik yang masih aktif maupun yang sudah tidak lagi terlibat langsung di dunia pers,” jelasnya.

Tradisi penyembelihan hewan kurban di lingkungan PWI Kaltim sendiri bukan hal baru. Kegiatan ini telah menjadi agenda rutin setiap tahun, sekaligus simbol kepedulian sosial organisasi kepada anggotanya.

Menariknya, kontribusi dari Rudy Mas’ud juga telah berlangsung selama beberapa tahun terakhir. Rahman mengungkapkan, bantuan hewan kurban dari Rudy sudah dimulai sejak 2024, bahkan sebelum ia menjabat sebagai Gubernur Kalimantan Timur.

Saat itu, Rudy masih berstatus sebagai anggota DPR RI dari daerah pemilihan Kalimantan Timur. Konsistensi tersebut dinilai menjadi bentuk dukungan nyata terhadap keberlangsungan kegiatan sosial di PWI Kaltim.

Melalui kegiatan kurban ini, PWI Kaltim menunjukkan bahwa organisasi profesi tidak hanya berperan dalam pengembangan kapasitas jurnalistik, tetapi juga memiliki tanggung jawab sosial yang kuat.

Di tengah dinamika dunia pers yang terus berkembang, semangat berbagi dan menjaga hubungan antargenerasi seperti inilah yang menjadi fondasi penting bagi keberlanjutan organisasi.

Related posts

Rehab Rujab Gubernur Kaltim Rp3 Miliar, Sisanya Tersebar di Puluhan Fasilitas

Aminah

Sampaikan Visi Misi, Basri Rase Ingin Bontang Lebih Hebat

natmed

Wow, Ribuan Tenaga Honor Di Kaltim Akan Dihapus

Nediawati