Writy.
  • Home
  • Opinion
  • Editorial
  • Culture
  • Global
  • Essay
  • Letters
  • Sports
  • Education
No Result
View All Result
Writy.
  • Home
  • Opinion
  • Editorial
  • Culture
  • Global
  • Essay
  • Letters
  • Sports
  • Education
No Result
View All Result
Writy.
No Result
View All Result
Mini Campus BPVP Targetkan 80 Persen Lulusan Terserap Lapangan Kerja

Teks: Menteri Ketenagakerjaan, Yassierli, saat menyampaikan sambutannya. (Humas Kemnaker)

Mini Campus BPVP Targetkan 80 Persen Lulusan Terserap Lapangan Kerja

natmed by natmed
18 Juni 2026
in Nasional
0
Share on FacebookShare on Twitter

Bekasi, Natmed.id — Target ambisius tingkat serapan lulusan hingga 80 persen menjadi perhatian serius dalam langkah baru Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) mentransformasi Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) menjadi Mini Campus. Program ini tidak sekadar perubahan konsep pelatihan, tetapi juga menjadi tolok ukur keberhasilan pemerintah dalam menjawab tantangan ketenagakerjaan yang semakin dinamis.

Menteri Ketenagakerjaan Yassierli menegaskan bahwa keberhasilan Mini Campus akan diukur dari seberapa besar lulusan pelatihan dapat langsung terserap di dunia kerja. Menurutnya, pelatihan vokasi selama ini kerap menghadapi persoalan klasik, yakni ketidaksesuaian antara keterampilan yang diajarkan dengan kebutuhan industri.

You might also like

Menaker Beri Warning Keras, Pejabat Melanggar Harus Siap Dicopot

Menaker Beri Warning Keras, Pejabat Melanggar Harus Siap Dicopot

16 Juni 2026
Bukan Sekadar Bantuan PHK, JKP Disiapkan Jadi ‘Jalan Kedua’ Karier Pekerja

Bukan Sekadar Bantuan PHK, JKP Disiapkan Jadi ‘Jalan Kedua’ Karier Pekerja

15 Juni 2026

“Kalau pelatihan tidak berujung pada pekerjaan, maka kita harus evaluasi. Mini Campus ini hadir untuk memastikan lulusan benar-benar siap kerja dan dibutuhkan,” ujarnya saat Kick-Off Transformasi BPVP di Bekasi, Jawa Barat, Rabu, 17 Juni 2026.

Konsep Mini Campus dirancang untuk mengubah wajah BPVP menjadi lebih dari sekadar tempat pelatihan. Model ini mengintegrasikan pembelajaran berbasis praktik dengan kebutuhan riil industri, sekaligus membangun ekosistem yang mendukung pengembangan kompetensi secara berkelanjutan.

Dalam skema ini, BPVP akan dilengkapi fasilitas modern dan teknologi terkini agar peserta pelatihan terbiasa dengan standar industri. Tak hanya itu, pendekatan pembelajaran juga akan lebih fleksibel dan adaptif terhadap perubahan pasar kerja yang cepat.

Direktur Jenderal Pembinaan Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (Binalavotas) Darmawansyah menekankan bahwa perubahan ini menyasar aspek yang lebih mendasar, yakni budaya kerja dan orientasi layanan. Menurutnya, BPVP harus bertransformasi menjadi institusi yang responsif dan dekat dengan kebutuhan dunia usaha.

“Transformasi ini bukan sekadar mengganti nama atau tampilan, tetapi mengubah cara berpikir. BPVP harus bergerak mengikuti kebutuhan industri, bukan sebaliknya,” tegasnya.

Sebagai bagian dari strategi tersebut, Kemnaker juga memperluas akses pelatihan melalui program gratis bersertifikasi Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP). Program ini terintegrasi dalam platform SIAPKerja, sehingga masyarakat dapat lebih mudah mengakses pelatihan yang relevan dengan kebutuhan pasar.

Langkah ini diharapkan mampu menjawab tantangan tingginya angka pengangguran, sekaligus meningkatkan kualitas tenaga kerja Indonesia agar lebih kompetitif di tingkat nasional maupun global.

Namun, target serapan 80 persen bukan tanpa tantangan. Keberhasilan program ini sangat bergantung pada sinergi antara pemerintah, dunia industri, dan lembaga pelatihan itu sendiri. Tanpa keterlibatan aktif industri, lulusan pelatihan berpotensi kembali menghadapi kesenjangan keterampilan.

Dengan demikian, transformasi BPVP menjadi Mini Campus bukan hanya proyek pembaruan fasilitas, melainkan ujian nyata bagi efektivitas kebijakan vokasi di Indonesia. Jika berhasil, program ini bisa menjadi model baru pengembangan SDM yang lebih tepat sasaran dan berkelanjutan.

Tags: BPVPKemnakerMini CampusSDMYassierli
natmed

natmed

Related Stories

Menaker Beri Warning Keras, Pejabat Melanggar Harus Siap Dicopot

Menaker Beri Warning Keras, Pejabat Melanggar Harus Siap Dicopot

by natmed
16 Juni 2026
0

Jakarta, Natmed.id – Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli melantik 10 pejabat baru di lingkungan Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker), Senin, 15 Juni 2026....

Bukan Sekadar Bantuan PHK, JKP Disiapkan Jadi ‘Jalan Kedua’ Karier Pekerja

Bukan Sekadar Bantuan PHK, JKP Disiapkan Jadi ‘Jalan Kedua’ Karier Pekerja

by natmed
15 Juni 2026
0

Jakarta, Natmed.id – Pemerintah melalui Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) mendorong pekerja untuk tidak hanya melihat Program Jaminan Kehilangan Pekerjaan (JKP) sebagai...

Hadapi Disrupsi AI, Indonesia Dorong Aliansi Asia Pasifik Bangun Keterampilan Masa Depan

Hadapi Disrupsi AI, Indonesia Dorong Aliansi Asia Pasifik Bangun Keterampilan Masa Depan

by natmed
10 Juni 2026
0

Jenewa, Natmed.id - Indonesia mengajak negara-negara di kawasan Asia Pasifik untuk memperkuat kolaborasi dalam pelatihan dan pengembangan keterampilan masa depan,...

Tak Cuma Upah, Menaker Tekankan Jaminan Sosial Jadi Hak Dasar Pekerja

Tak Cuma Upah, Menaker Tekankan Jaminan Sosial Jadi Hak Dasar Pekerja

by natmed
6 Juni 2026
0

Jakarta, Natmed.id — Menteri Ketenagakerjaan Yassierli menegaskan bahwa pekerja tidak hanya berhak menerima upah, tetapi juga harus mendapatkan pelindungan melalui...

Next Post

Dekopin Kaltim Harus Jadi Motor Ekonomi Kerakyatan

Natural Media

We bring you the best Premium WordPress Themes that perfect for news, magazine, personal blog, etc. Check our landing page for details.

  • Buy JNews
  • Support Forum
  • Pre-sale Question
  • Contact Us

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result
  • Landing Page
  • Buy JNews
  • Support Forum
  • Pre-sale Question
  • Contact Us

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.