Samarinda, Natmed.id – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan Kalimantan Timur di panggung dunia. Qari asal Benua Etam, Imranul Karim, sukses meraih juara pertama dalam ajang Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) tingkat internasional yang digelar di Kazan, Rusia, pada 22–25 April 2026.
Keberhasilan ini menjadi catatan gemilang sekaligus mengukuhkan posisi qari-qariah Kalimantan Timur sebagai salah satu yang terbaik di tingkat global.
Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Kaltim Sri Wahyuni, yang juga Ketua Umum LPTQ Kaltim mengaku bangga atas capaian tersebut. Ia menyebut kemenangan Imranul Karim sebagai bukti konsistensi pembinaan tilawatil Qur’an di daerah.
“Alhamdulillah qari Kaltim kembali menorehkan prestasi internasional. Ini menjadi kebanggaan bagi kita semua,” ujarnya usai menghadiri tabligh akbar dalam rangkaian Bridging Konferensi Imam Internasional di Masjid Baitul Muttaqien Islamic Center, Sabtu 25 April 2026.
Menurutnya, gelar yang diraih Imran bukanlah yang pertama. Qari muda tersebut telah berulang kali menunjukkan kualitasnya di berbagai kompetisi internasional, memperkuat reputasi Kaltim sebagai lumbung talenta tilawah Al-Qur’an.
“Kita bangga dan bersyukur qari dan qariah kita mampu bersaing dan berprestasi di dunia,” bangga Sri Wahyuni.
Ke depan, LPTQ Kaltim berkomitmen terus meningkatkan pembinaan secara berkelanjutan, baik dari sisi kualitas maupun jumlah qari dan qariah, agar prestasi serupa dapat terus terjaga bahkan ditingkatkan.
Sementara itu, Imranul Karim mengungkapkan rasa syukur atas pencapaian yang diraihnya. Ia menyebut kemenangan ini sebagai hasil dukungan banyak pihak, mulai dari pemerintah daerah hingga masyarakat.
“Alhamdulillah, ini adalah rahmat luar biasa. Terima kasih kepada Bapak Gubernur, Wakil Gubernur, Ibu Sekda, LPTQ Kaltim, serta semua pihak yang telah mendoakan dan mendukung,” ucap Imranul Karim.
Prestasi ini tidak hanya mengharumkan nama Kalimantan Timur, tetapi juga Indonesia di mata dunia, sekaligus menjadi inspirasi bagi generasi muda untuk terus berprestasi di bidang keagamaan.
