Samarinda

Jumlah CJH Samarinda Melonjak, Pemkot Siapkan Pembinaan hingga Pemberangkatan

Teks: Kabag Kesra Setda Kota Samarinda Syamsu Nur Saat Memberikan Keterangan Pers, Selasa,14/4/26. (Natmed.id/Aminah)

Samarinda, Natmed.id – Jumlah calon jemaah haji (CJH) asal Kota Samarinda tahun 2026 mengalami lonjakan signifikan. Pemerintah Kota Samarinda mencatat sebanyak 1.024 CJH akan diberangkatkan tahun ini, meningkat hampir dua kali lipat dibandingkan tahun sebelumnya.

Kabag Kesra Setda Kota Samarinda Syamsu Nur menyebut peningkatan jumlah jemaah ini menjadi perhatian khusus pemerintah daerah, terutama dalam hal pembinaan dan kesiapan pemberangkatan.

“Tahun 2025 itu sekitar 580 jemaah, sekarang tahun 2026 menjadi 1.024 jemaah. Jadi hampir 100 persen kenaikannya,” ujarnya, Selasa 14 April 2026.

Lonjakan tersebut dipengaruhi kebijakan pemerintah pusat terkait pengaturan daftar tunggu haji yang berdampak langsung pada daerah, termasuk Samarinda.

“Ini akibat kebijakan dari pemerintah pusat terkait daftar tunggu yang mencapai 26 tahun. Itu berlaku nasional dan berdampak ke Samarinda yang jumlah antreannya cukup banyak,” jelasnya.

Syamsu mengatakan, melalui Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra), Pemkot Samarinda memiliki tanggung jawab dalam mendukung seluruh tahapan persiapan jemaah, mulai dari pembinaan hingga pemberangkatan.

“Kami ada kegiatan kesejahteraan masyarakat, termasuk pembinaan mental dan keagamaan. Saat ini tahapannya adalah persiapan pemberangkatan haji,” katanya.

Salah satu bentuk pembinaan yang dilakukan adalah pelaksanaan manasik haji bagi para CJH, sebagai bekal sebelum berangkat ke Tanah Suci.

“Manasik termasuk, kemudian nanti juga ada pelepasan jemaah. Itu bagian dari tanggung jawab kami,” ujarnya.

Selain pembinaan, Pemkot Samarinda juga memiliki kewajiban dalam proses pemberangkatan hingga pemulangan jemaah sesuai dengan ketentuan perundang-undangan.

“Dalam Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2019 tentang Penyelenggaraan Ibadah Haji disebutkan bahwa pemerintah daerah berkewajiban memberangkatkan jemaah dari daerah asal ke embarkasi,” jelas Syamsu.

Ia menambahkan, tanggung jawab pemerintah daerah tidak berhenti saat pemberangkatan, tetapi juga mencakup penjemputan jemaah setelah kembali ke tanah air.

“Nanti saat pulang juga kami yang menjemput dari embarkasi Balikpapan ke Samarinda. Itu sudah menjadi tugas pemerintah daerah,” katanya.

Dengan meningkatnya jumlah jemaah tahun ini, Pemkot Samarinda memastikan seluruh tahapan persiapan dilakukan secara maksimal agar proses ibadah haji dapat berjalan lancar.

“Ini menjadi perhatian kami agar semua jemaah bisa terlayani dengan baik, mulai dari pembinaan sampai kembali ke Samarinda,” tukasnya.

Related posts

Berhubung Memasuki Bulan Suci Ramadan, Pelantikan JMSI Kaltim Diundur

natmed

Ruas Jalan Padat di Samarinda Mulai Diperbaiki, Ini Titik Pekerjaannya

Aminah

Gerindra Dukung Semua Kebijakan Pemerintah

natmed