Politik

Demokrat Kaltim Segera Musda, Bambang Soepriyadi Buka Peluang Maju

Teks: Plt Ketua DPD Demokrat Kaltim Bambang Soepriyadi saat memberikan keterangan pers, Sabtu,11/4/26. (Natmed.id/Aminah)

Samarinda, Natmed.id – Partai Demokrat Kalimantan Timur mulai memanaskan mesin organisasi menjelang musyawarah daerah (musda) yang dijadwalkan berlangsung pada Mei 2026.

Agenda tersebut akan menentukan kepemimpinan baru Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Demokrat Kaltim untuk periode berikutnya.

Pelaksana Tugas (Plt) Ketua DPD Demokrat Kaltim Bambang Soepriyadi mengatakan tugas utamanya saat ini adalah memastikan proses Musda berjalan lancar hingga terpilih ketua definitif.

Ia juga membuka peluang untuk ikut maju dalam kontestasi tersebut, meski keputusan final belum ditetapkan.

“Dalam waktu dekat akan ada musda bulan Mei. Tugas saya sampai mengantarkan ketua DPD terpilih. Untuk nama calon sampai hari ini ada beberapa. Kalau saya sendiri insyaallah maju, tapi masih melihat perkembangan,” ujarnya usai kegiatan halalbihalal partai di Hotel Puri Senyiur, Sabtu 11 April 2026.

Menurut Bambang, komunikasi dengan para Ketua DPC Demokrat kabupaten dan kota terus dilakukan guna memastikan proses pergantian kepemimpinan berlangsung solid dan tidak menimbulkan friksi internal. Konsolidasi, kata dia, menjadi kunci menghadapi agenda politik ke depan.

Demokrat Kaltim saat ini lebih memilih fokus membangun struktur partai dari bawah ketimbang terlalu dini berbicara soal Pemilu 2029. Mesin partai diminta responsif terhadap persoalan masyarakat agar kehadiran Demokrat terasa di lapangan.

“DPC kabupaten dan kota harus berkoordinasi dengan struktur partai. Apapun isu yang terjadi di masyarakat harus segera ditanggapi, direspons, dan ditindaklanjuti. Prinsip kami, suara masyarakat adalah perjuangan Demokrat,” katanya.

Capaian Demokrat di Kaltim saat ini cukup kompetitif, namun masih belum ideal. Karena itu, target utama ke depan adalah menambah kursi legislatif serta merebut posisi eksekutif di sejumlah daerah.

“Demokrasi hari ini sudah cukup lumayan, tapi ke depan kami ingin lebih banyak perwakilan di DPRD kabupaten kota, DPRD provinsi, bahkan eksekutif. Kita ingin kader Demokrat bisa menjadi bupati dan wali kota,” tegasnya.

Meski Pemilu 2029 masih cukup jauh, Bambang menyebut pekerjaan politik sesungguhnya dimulai sekarang. Ia meminta seluruh kader memperkuat jaringan akar rumput dan memperluas basis dukungan masyarakat.

“Target 2029 masih jauh. Sekarang fokus kami konsolidasi internal, memperkuat struktur partai sampai ke bawah supaya pergerakan menjelang 2029 semakin efektif,” ucapnya.

Secara politik, Demokrat saat ini memiliki posisi strategis di beberapa daerah. Partai berlambang bintang mercy itu menempati kursi pimpinan DPRD di Kabupaten Paser dan Penajam Paser Utara (PPU). Namun di Kutai Timur, meski memperoleh kursi signifikan, Demokrat gagal merebut kursi pimpinan karena kalah tipis perolehan suara dari Partai Nasdem.

Related posts

Syafruddin Soroti Defisit APBN dan Belanja Mobil Dinas, Minta Kader PKB Plototi APBD

Aminah

Orang Muda Harus Mampu Berubah Transaksi Sentimental Menjadi Transaksi Pikiran

Vinsensius

Hasanuddin Mas’ud Sebut Tak Ada Kesepakatan Tertulis dari Aksi Aliansi Mahakam

Aminah