Kalimantan Timur

Gubernur Isran Ambil Alih, Ganti Rugi Lahan Ring Road II Akhirnya Terbayar

Teks: warga saat menerima pembayaran

Samarinda,Natmed.id – Gubernur Isran Noor ambil alih masalah ganti rugi lahan Jalan Nusyirwan Ismail (Ring Road II), akhirnya terbayar kepada masyarakat yang selama ini menuntut haknya, Rabu, (27/9/2023).

Pada tahun 2012, jalan tersebut awalnya nonstatus dan pembangunan jalan dianggarkan melalui APBN. Sementara pembebasan lahannya disanggupi Pemerintah Kota Samarinda. Namun pembayaran ganti rugi itu belum diterima masyarakat hingga dibayarkan oleh Pemprov Kaltim.

“Alhamdulillah, saya sudah mendapat laporan, Rabu kemarin sudah dilakukan pembayaran untuk tahap 1,” kata Gubernur Isran Noor di sela Bincang Santai Bareng Wartawan di Café Triple R, Jalan Juanda Samarinda, Kamis (28/9/2023).

Melalui Dinas PUPR dan Pera Provinsi Kaltim pembayaran dilakukan setelah melalui perubahan status jalan. Sebelumnya status jalan tersebut adalah nonstatus, lalu pada tahun 2023 sesuai Surat Keputusan Gubernur tentang Status Jalan Provinsi yang Baru, maka ruas jalan tersebut telah diubah menjadi status jalan provinsi dan siap ditangani Pemprov Kaltim tanpa melanggar hukum yang ada.

Pembayaran jalan tersebut terbilang penting mengingat jalan yang ada strategis untuk lalu lintas angkut barang termasuk kebutuhan pokok (sembako). Penutupan jalan akan menimbulkan hambatan distribusi barang pokok dan berpotensi menyebabkan inflasi.

Kepala Dinas PUPR dan Pera Provinsi Kaltim Aji Muhammad Fitra Firnanda menjelaskan pengalokasian anggaran telah dilakukan dari APBD murni (pergeseran) 2023 sebesar Rp99 miliar, ditambah pada Perubahan-APBD 2023 sebesar Rp23 miliar.

Tahap 1 pembayaran diberikan untuk uang ganti rugi dengan luas 4,9 hektare dari total 7,5 hektare. Yaitu untuk 45 bidang tanah kepada 30 orang dengan total realisasi Rp75,4 miliar.

“Sedangkan untuk tahap 2 seluas 2,6 hektare akan segera diselesaikan setelah ini. Saat ini sedang kami proses,” terangnya.

Related posts

Hadi Sebut Pembangunan Tidak Akan Maksimal Kalau Komposisi APBN – APBD Tak Berubah

Nediawati

Kirab Pemuda 2023, Sri Wahyuni Minta Jadi Agenda Tahunan

Laras

Momen Natal 2025, Dewan Pakar JMSI Kaltim Ajak Perkuat Solidaritas untuk Korban Bencana Sumatra

Aminah