National Media Nusantara
Pasuruan

Warga Temukan Mayat di Aliran Sungai Welang, Tim Gabungan Evakuasi Korban

Kraton, Natmed.id – Sesosok mayat laki-laki tanpa identitas ditemukan mengapung di muara Sungai Welang, wilayah Desa Pulokerto, Kecamatan Kraton, Kabupaten Pasuruan, Rabu 3 Desember 2025 sekitar pukul 12.30 WIB. Informasi awal berasal dari laporan warga yang melihat adanya tubuh manusia tersangkut di aliran sungai.


Penemuan tersebut diketahui pertama kali oleh seorang nelayan bernama M Idris. Ia sedang menuju tambak di Desa Semare pada pukul 12.00 WIB ketika memarkir kendaraannya di dekat jembatan, lalu berjalan menuju area tambak milik H Rosid dan Akhyar.

Idris menuturkan bahwa dirinya terkejut melihat sesosok tubuh mengambang di permukaan air. “Saya lihat ada mayat terapung di tambak itu. Saya langsung kembali dan melaporkan ke perangkat desa,” ujarnya kepada petugas.

Perangkat Desa Pulokerto segera menghubungi piket Polsek Kraton untuk memastikan keberadaan jenazah. Laporan tersebut kemudian diteruskan kepada jajaran Muspika Kecamatan Kraton dan unit terkait di Polres Pasuruan Kota.

Tim gabungan yang terdiri atas Kapolsek Kraton, Danramil Kraton, anggota piket Polsek Kraton, Piket Intelkam, Piket Reskrim Polres Pasuruan Kota, BPBD Kabupaten Pasuruan, serta tenaga kesehatan Puskesmas Kraton langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara.

Pada pukul 13.40 WIB, proses evakuasi dilakukan dengan pengamanan ketat dari aparat. Jenazah berhasil diangkat dari muara sungai dan langsung dibawa ke RSUD dr. R. Soedarsono untuk pemeriksaan medis lebih lanjut.

Korban tidak membawa dokumen identitas maupun barang apa pun yang dapat membantu proses pengenalan diri. Kondisi tubuh ditemukan telah mengalami pembusukan cukup parah, termasuk wajah yang sulit dikenali dan sidik jari yang terkelupas.

Hasil pemeriksaan awal menunjukkan tidak ada tanda kekerasan pada tubuh korban. Petugas menyebut bahwa kondisi jenazah mengindikasikan proses pembusukan alami akibat terlalu lama berada di dalam air.

Penyidik masih mengumpulkan keterangan saksi serta mencocokkan data laporan orang hilang untuk mengetahui identitas korban. Polisi menggunakan sementara sebutan Mr. X untuk memudahkan tahapan pemeriksaan.

Aparat mengimbau masyarakat yang kehilangan anggota keluarga dalam beberapa hari terakhir agar segera menghubungi Polsek Kraton atau RSUD dr R Soedarsono guna membantu proses identifikasi dan memastikan penyebab kematian.

Related posts

Momen Hari Pahlawan, Pemkab Pasuruan Salurkan Bantuan bagi LVRI dan Warakawuri

Sahal

Sespimma Polri Salurkan Bantuan Sosial ke Yayasan Al-Ikhlas Sukorejo

Sahal

Creative Center 2026, Fasilitasi Pelatihan dan Pengembangan Usaha

Sahal