Kalimantan Timur

Ikamba Kaltim Luncurkan Program G100, Target Bangun Rumah Bersama Organisasi

Teks: Ketua Umum IKAMBA Kaltim Paulinus Dugis saat memberikan keterangan pers, Kamis 14/5/2026. (Natmed.id/Aminah)

Samarinda, Natmed.id – Ikatan Keluarga Manggarai Barat (Ikamba) Kaltim meluncurkan Program G100 sebagai langkah awal membangun rumah bersama organisasi.

Program tersebut menjadi salah satu agenda utama kepengurusan baru di bawah kepemimpinan Paulinus Dugis, G100 merupakan gerakan gotong royong internal organisasi dengan skema iuran Rp100 ribu dari setiap anggota untuk mendukung pembangunan sekretariat atau rumah bersama Ikamba.

Keberadaan rumah bersama penting sebagai pusat aktivitas organisasi sekaligus ruang mempererat solidaritas warga Manggarai Barat di Kalimantan Timur.

“Ikamba ini akan memiliki rumah bersama. Rumah bersama ini tentu tidak boleh dimonopoli satu orang, tapi menjadi milik seluruh anggota Ikamba. Karena itu kami membuat Program G100, jadi setiap anggota wajib menyumbang Rp100 ribu untuk membangun rumah bersama itu,” ujar Paulinus usai pengukuhan di Gedung Anggar Kaltim, Folder Air Hitam, Samarinda, Kamis 14 Mei 2026.

Pengurus baru tidak ingin organisasi hanya aktif saat seremoni atau agenda tahunan semata, melainkan hadir sebagai wadah sosial yang mampu menjawab kebutuhan anggota di perantauan.

Karena itu, setelah pelantikan, pihaknya segera menggelar rapat pleno untuk menyusun program kerja prioritas lima tahun ke depan.

“Setelah ini kami akan rapat pleno. Banyak program yang akan disusun. Hari ini kita bersyukur pelantikan berjalan lancar dan tentu seluruh pengurus harus benar-benar bekerja menjalankan roda organisasi dengan baik,” katanya.

Selain pembangunan rumah bersama, Ikamba juga menaruh perhatian pada sektor pendidikan melalui Program “Pesta Sekolah” yang selama ini dijalankan secara swadaya.

Program tersebut dilakukan dengan penggalangan dana internal guna membantu anak-anak Manggarai Barat yang mengalami kesulitan biaya pendidikan, khususnya untuk melanjutkan kuliah.

“Kalau ada anak yang ingin kuliah tapi terbatas biaya, Ikamba melakukan pesta sekolah. Jadi anggota mengumpulkan dana bersama. Hasilnya bisa puluhan juta rupiah tergantung kebutuhan pendidikan yang dibantu,” ungkap Paulinus.

Ia menyebut budaya gotong royong menjadi kekuatan utama organisasi paguyuban dalam menjaga kebersamaan masyarakat perantauan di tengah tantangan ekonomi dan sosial.

Pelantikan pengurus Ikamba Kaltim sendiri turut dihadiri Wakil Gubernur Kaltim Seno Aji yang memimpin pengucapan janji pengurus. Dalam kesempatan itu, pemerintah daerah juga mendorong organisasi masyarakat untuk ikut menjaga kondusivitas serta memperkuat semangat kebersamaan di Kaltim.

Paulinus menilai dukungan pemerintah menjadi energi tambahan bagi organisasi untuk terus berkembang dan aktif dalam kegiatan sosial kemasyarakatan.

“Kami bersyukur pemerintah provinsi hadir dan mendukung organisasi masyarakat seperti Ikamba. Ini menjadi semangat bagi kami untuk terus bergerak dan menjaga kebersamaan,” pungkasnya.

Related posts

YJI Kaltim Gelar Jantung Sehat, Target 1.500 Peserta

Rhido

Demi Pilkada Damai, Akmal Malik Ajak Pemda dan Ormas Bersinergi

Intan

Pemprov Kaltim Alokasikan BTT untuk Misi Kemanusiaan ke Aceh, Tahun Depan Rp32 Miliar

Sukri