Kalimantan Timur

Iduladha 2026 Kaltim Dapat 13 Sapi Kurban Jumbo Bantuan Presiden

Teks: Sejumlah sapi kurban di kandang penampungan menjelang Iduladha 2026. (Natmed.id/Aminah)

Samarinda, Natmed.id – Kaltim mendapat jatah 13 ekor sapi kurban bantuan Presiden RI Prabowo Subianto untuk perayaan Iduladha 2026. Hewan kurban berbobot jumbo itu akan disalurkan ke seluruh kabupaten/kota, termasuk kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN).

Plt Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kaltim Fadli Sufiani mengatakan bantuan tersebut merupakan program kemasyarakatan presiden yang dialokasikan untuk daerah-daerah di Indonesia.

“Ada kebijakan Presiden juga terkait bantuan kemasyarakatan. Insyaallah Kaltim mendapatkan 13 ekor sapi kurban Iduladha,” ujar Fadli Selasa 12 Mei 2026.

Dari total bantuan itu, 10 ekor akan disalurkan ke masing-masing kabupaten/kota di Kaltim. Sementara dua ekor dialokasikan untuk kawasan IKN dan satu ekor untuk tingkat provinsi.

“10 kabupaten kota mendapatkan bantuan kemasyarakatan dari presiden. Termasuk di IKN ada dua, kemudian di provinsi ada satu,” katanya.

Fadli mengungkapkan, sapi bantuan presiden memiliki bobot besar dengan kisaran mulai 800 kilogram hingga lebih dari satu ton. Untuk tingkat provinsi, sapi yang dipersiapkan bahkan memiliki berat mencapai 1.070 kilogram.

“Ada yang 800 kilogram, ada yang 1 ton. Untuk provinsi kurang lebih beratnya 1.070 kilogram,” jelasnya.

Sementara dua ekor sapi yang disiapkan untuk IKN masing-masing berbobot sekitar 950 kilogram dan 920 kilogram. Jenis sapi yang dipilih didominasi ras simental, limosin dan brahman.

“Jenisnya semua simental, limosin sama Brahman,” ucap Fadli.

Ia menuturkan proses seleksi hewan kurban telah dilakukan bersama pemerintah kabupaten/kota dengan memperhatikan standar kesehatan serta kelayakan ternak. Meski demikian, penetapan resmi lokasi penyaluran masih menunggu keputusan pemerintah pusat melalui Sekretariat Negara.

“Kami sudah menyampaikan usulan ke Sekneg. Tapi nanti yang menetapkan lokasi serta administrasinya itu dari Sekneg dan kepala daerah masing-masing,” katanya.

Pemerintah juga mengutamakan sapi milik peternak lokal Kaltim dalam program bantuan tersebut. Langkah itu dilakukan untuk mendorong semangat petani dan kelompok ternak di daerah.

“Sapi yang dipilih itu diutamakan yang dipelihara petani atau kelompok ternak lokal supaya meningkatkan motivasi peternak kita,” ujarnya.

Related posts

Gelar Mubes III, M3S Usung Semangat Sehati Sejiwa

natmed

PBNU Terima Konsesi Tambang, Asman Aziz Sebut Langgar Prinsip Fikih NU

Aminah

Koperasi Ternak Berkah Salama Jaya Launching Program Kemitraan

natmed