Samarinda, Natmed.id – Kelanjutan usulan hak angket di DPRD Kaltim kini memasuki tahap penentuan jadwal rapat paripurna.
Setelah dinyatakan memenuhi syarat administratif, agenda tersebut saat ini menunggu keputusan pimpinan DPRD untuk dibawa ke Badan Musyawarah (Banmus).
Anggota DPRD Kaltim sekaligus juru bicara hak angket Nurhadi Saputra menyebut syarat formal pengajuan hak angket telah terpenuhi karena didukung lebih dari 10 anggota dewan dan lintas fraksi.
“Kalau kami dari teman-teman fraksi, ini kan baru satu mekanisme yang kita lewati, yaitu usulan. Syaratnya sudah terpenuhi, diusulkan oleh lebih dari sepuluh orang atau lebih dari dua fraksi,” ujarnya, Senin 11 Mei 2026.
Tahapan berikutnya adalah pembahasan di Banmus guna menentukan jadwal rapat paripurna yang akan memutuskan kelanjutan hak angket tersebut. Namun, penjadwalan agenda itu berada dalam kewenangan pimpinan DPRD.
“Penjadwalan itu kembali kepada Ketua DPRD, karena beliau ex-officio Ketua Badan Musyawarah. Kami sebagai anggota sifatnya menunggu keputusan beliau kapan jadwalnya keluar,” katanya.
Secara mekanisme, pimpinan DPRD seharusnya segera merespons usulan yang telah memenuhi syarat formal tersebut agar dapat masuk dalam agenda kedewanan.
“Setelah menerima surat dari fraksi-fraksi itu, seyogyanya memang beliau menjadwalkan sesuai dengan apa yang telah diusulkan teman-teman. Intinya syarat jumlah orang dan fraksi sudah terpenuhi,” ujarnya.
Sebelumnya, usulan hak angket disepakati dalam rapat konsultasi DPRD Kaltim pada 4 Mei 2026. Dalam forum itu, sebanyak 21 anggota dewan lintas fraksi menandatangani dukungan terhadap usulan tersebut.
Sementara itu, Sekretaris DPRD Kaltim Norhayati US mengungkapkan rapat Banmus hingga kini belum dapat digelar karena masih menunggu arahan pimpinan dewan.
“Rapat Banmus masih belum karena menunggu arahan pimpinan dewan,” ujarnya.
Ia menjelaskan, selain faktor arahan pimpinan, sejumlah anggota DPRD dan pimpinan dewan juga masih menjalankan agenda di luar daerah sehingga penjadwalan belum bisa dipastikan.
“Masih ada kegiatan di luar daerah beberapa anggota dewan serta pimpinan, jadi kami masih menunggu langkah selanjutnya,” katanya.
