Samarinda

May Day di Samarinda Dipastikan Tanpa Aksi Demonstrasi

Teks: Kasi Humas Polresta Samarinda Ipda Arie Soeharyadi saat ditemui di ruangannya pada Kamis,30/4/26. (Natmed.id/Dewi)

Samarinda, Natmed.id – Menjelang peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day yang jatuh pada 1 Mei 2026, Kepolisian Resor Kota (Polresta) Samarinda memastikan bahwa situasi keamanan di ibu kota Kalimantan Timur tetap terjaga.

Berdasarkan pantauan intelijen dan koordinasi lapangan, dipastikan tidak ada kelompok massa yang akan turun ke jalan untuk melakukan aksi unjuk rasa atau demonstrasi.

Kasi Humas Polresta Samarinda Ipda Arie Soeharyadi menyatakan bahwa pihaknya telah mengeluarkan surat perintah resmi untuk mengawal satu-satunya agenda besar para buruh yang akan dipusatkan di Aula Oda Etam.

Meski tidak ada demonstrasi di jalanan, Polresta Samarinda tidak ingin lengah. Sebanyak 80 personel gabungan dari berbagai fungsi telah disiagakan untuk menjaga kondusivitas kegiatan pertemuan yang direncanakan berlangsung esok hari.

“Terkait pengamanan aksi untuk May Day khususnya di Kota Samarinda, kami dari Polresta Samarinda sudah menugaskan dalam surat perintah ada 80 personel pengamanan. Baik itu dari pengamanan Satuan Samapta, Polsek Jajaran, termasuk Satuan Lalu Lintas, beserta anggota Provost,” ungkap Ipda Arie saat ditemui di ruangannya pada Kamis, 30 April 2026.

Ia menegaskan bahwa seluruh kekuatan tersebut akan terkonsentrasi penuh pada lokasi acara utama.

“Jadi 80 personel ini semua berfokus di Odah Etam. Mengingat rencana besok memang ada kegiatan pertemuan di sana, sehingga fokus kami hanya di satu titik tersebut,” tambahnya.

Lebih lanjut, Ipda Arie merinci pembagian tugas personel di lapangan agar pengamanan berjalan secara komprehensif dari segala sisi. Ia menekankan bahwa pendekatan yang dilakukan mengedepankan aspek pencegahan (preventif).

“Pengamanan kita itu yang pertama dari sisi Samapta, itu dalam hal preventif. Terus untuk Satuan Lalu Lintas, mereka bertanggung jawab terkait keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas) di sekitar area kegiatan agar tidak terjadi penumpukan kendaraan,” jelasnya.

Tidak hanya mengawasi situasi luar, internal kepolisian pun diawasi secara ketat oleh fungsi Propam guna memastikan prosedur dijalankan dengan benar.

“Ada juga anggota Propam (Provost) yang memastikan anggota hadir tepat waktu dan menjunjung tinggi disiplin dalam menjalankan tugas. Pengamanan dimulai dari pukul 08.00 WITA hingga selesainya kegiatan. Semoga besok lancar tanpa kendala dan cuaca mendukung,” kata Ipda Arie.

Kepastian tidak adanya aksi massa di jalanan membuat pihak kepolisian tidak memberlakukan rekayasa lalu lintas yang berarti. Aktivitas ekonomi dan mobilitas warga Samarinda diprediksi akan berjalan normal seperti hari-hari biasanya.

“Untuk masyarakat sendiri, kami imbau untuk tetap melaksanakan kegiatan rutin seperti biasa saja. Tidak perlu khawatir karena tidak ada pengalihan arus lalu lintas terkait May Day tahun ini, mengingat memang tidak ada aksi unjuk rasa atau demonstrasi di jalan,” tuturnya menenangkan.

Namun, Ipda Arie memberikan catatan khusus terkait konsumsi informasi di media sosial yang sering kali memanas saat momen Hari Buruh.

Ia meminta masyarakat untuk tidak menelan mentah-mentah kabar yang beredar di dunia maya.

“Agar masyarakat tetap bijak dalam menyaring berita dari media sosial. Pastikan dulu kebenarannya sebelum disebarkan. Ingat semboyan kita, saring sebelum sharing. Jangan sampai ada berita bohong atau hoaks yang justru merusak suasana kondusif di Samarinda,” tutupnya tegas.

Related posts

Dana Zakat Tembus Rp159 Juta, UPZ Masjid Raya Darussalam Prioritaskan Penyaluran Tepat Sasaran

Aminah

Pemkot Wajibkan Investor Sediakan RTH 30 Persen dan Antisipasi Dampak Lingkungan

Aminah

Rumah Sakit Abdul Moeis, Latifah : Pasien Harus Punya Jaminan Kesehatan

natmed