Olahraga

Bawa Dukungan Enam Daerah, Abdul Rahman Agus Maju Ketua POBSI Kaltim

Teks: Abdul Rahman Agus (kiri) saat menyerahkan berkas pendaftaran calon Ketua POBSI Kaltim kepada Tim Penjaringan dan Penyaringan, Senin,27/4/26. (Natmed.id/Aminah)

Samarinda, Natmed.id – Abdul Rahman Agus  mendaftarkan diri sebagai calon Ketua Pengurus Provinsi Persatuan Olahraga Biliar Seluruh Indonesia (Pengprov POBSI) Kaltim.

Ia datang menyerahkan berkas pendaftaran kepada Tim Penjaringan dan Penyaringan (TPP) pada Senin, 27 April 2026.

Pendaftaran tersebut menandai keseriusannya maju memimpin organisasi biliar Kaltim dengan membawa dukungan dari enam pengurus kabupaten/kota.

Dukungan itu berasal dari Kutai Barat, Kutai Kartanegara, Bontang, Berau, Paser, dan Mahakam Ulu.

Dengan modal dukungan awal tersebut, Abdul Rahman Agus datang membawa misi pembinaan atlet dan peningkatan prestasi biliar Kaltim di level nasional.

Target utamanya adalah membawa Kaltim meraih medali emas pada Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028 di Nusa Tenggara Timur dan Nusa Tenggara Barat.

“Ada target yang sudah saya rancang. Emas di PON 2028, jadi untuk mencapainya pasti ada beberapa persiapan,” kata Abdul Rahman Agus usai menyerahkan berkas pendaftaran.

Ia menilai olahraga biliar di Kaltim memiliki potensi besar jika dikelola secara serius dan berkelanjutan. Menurutnya, potensi atlet daerah harus ditopang dengan sistem latihan yang terukur dan kompetisi rutin.

Salah satu program yang disiapkan adalah pembangunan pusat latihan biliar khusus atlet Kaltim. Fasilitas itu disebut penting agar atlet memiliki tempat pembinaan yang terpusat dan standar latihan yang lebih baik.

“Saya juga akan membangun pusat latihan biliar untuk atlet-atlet Kaltim supaya pembinaan lebih fokus dan terarah,” ujarnya.

Selain itu, ia berencana menggelar turnamen rutin setiap tahun guna menambah jam terbang atlet sekaligus menjaga iklim persaingan sehat antar pemain di daerah.

“Saya juga akan menggelar turnamen setiap tahunnya, untuk memotivasi atlet. Seperti Piala Gubernur atau sebagainya,” katanya.

Atlet tidak cukup hanya berlatih, tetapi juga harus sering turun bertanding agar mental dan pengalaman kompetisi terus terasah.

“Kalau atlet sering ikut kejuaraan, kemampuan dan mental bertanding mereka pasti meningkat,” ucapnya.

Abdul Rahman Agus mengaku bukan berasal dari kalangan mantan atlet biliar. Namun kedekatan dengan cabang olahraga tersebut dan menjadikan biliar sebagai hobi yang telah lama digeluti.

Ia bahkan menyebut memiliki meja biliar pribadi yang biasa digunakan untuk berlatih dan bermain sehari-hari. Kedekatan itu diyakini menjadi modal memahami kebutuhan atlet dan pengembangan organisasi.

Selain aktif di dunia olahraga, Abdul Rahman Agus juga dikenal pernah memimpin organisasi cabang olahraga lain. Pengalaman tersebut ia sebut menjadi bekal untuk mendorong POBSI Kaltim lebih kompetitif.

“Di POBSI juga insyaallah bisa seperti itu, meraih medali emas. Kita dongkrak biliar supaya bisa jadi olahraga prestasi,” tandasnya.

Related posts

Fokus Hidupkan Kembali Animo Futsal, 24 Tim Mahasiswa Bertanding di Samarinda

Sukri

Setelah Dua Periode Utut Adhianto, Percasi Kaltim Dorong Ketua Baru yang Fokus Prestasi

Aminah

Belum Teranggarkan di APBD 2026, Porprov Kaltim Masih Menunggu Kepastian

Aminah