Samarinda

BBM Dinas Pemkot Samarinda Dihapus, Kendaraan Operasional Terima Jatah

Teks: Sekda Kota Samarinda Neneng Chamelia Santhi Saat Memberikan Keterangan Pers, Rabu,8/4/26. (Natmed.id/Aminah)

Samarinda, Natmed.id – Pemerintah Kota Samarinda menegaskan bahwa penggunaan bahan bakar minyak (BBM) untuk kendaraan dinas ASN sudah sepenuhnya dihapus.

Sekretaris Daerah Kota Samarinda Neneng Chamelia Santhi menjelaskan bahwa Pemkot sudah lebih dahulu menghapus alokasi BBM bagi kendaraan dinas selain yang berfungsi operasional.

“Kalau pembatasan kendaraan dinas itu, apalagi BBM ya kan sudah tidak ada lagi BBM untuk pegawai. Dihapus, dinolkan anggarannya,” kata Neneng, Rabu 8 April 2026.

Kebijakan ini sudah memberi dampak signifikan terhadap efisiensi anggaran daerah, sehingga instruksi pemerintah pusat mengenai pembatasan 50 persen kendaraan dinas tidak mengubah kondisi terlalu jauh di Samarinda.

“Dari sisi penghematan BBM, kita sudah lakukan sejak awal. Bukan dikurangi lagi, ditebas,” tegas Neneng.

Ia menyebut hanya kendaraan operasional tertentu yang masih mendapatkan alokasi BBM. Kendaraan ini dibiayai melalui sumber dana APBD karena memiliki fungsi layanan yang tidak bisa dihentikan.

“Ada yang kendaraan operasional saja yang boleh. Itu yang dapat BBM dari sumber dana APBD,” jelasnya.

Kebijakan ini juga sejalan dengan penerapan Work From Home (WFH) setiap Jumat bagi ASN Samarinda, yang mulai diberlakukan pekan depan. Pemkot menyebut kedua kebijakan ini saling mendukung upaya efisiensi energi dan pengurangan emisi.

“WFH itu bagian dari efisiensi, tapi penghematan BBM kendaraan dinas sebenarnya sudah kita lakukan jauh sebelum aturan ini keluar,” ucap Neneng.

Related posts

Anggaran Turun Signifikan, Pemkot Samarinda Diminta Adaptif Jalankan Program

Aminah

Polsek Sungai Pinang Ungkap Curanmor, BB di Tabalong

natmed

Camat Samarinda Ulu Siapkan Rekayasa Drainase Modern dan Optimalisasi Dana Probebaya

Sukri