Samarinda, Natmed.id– Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kaltim Jaya Mualimin menyebut almarhumah sebagai wanita panglima, yang menjadi teladan bagi aparatur sipil negara (ASN), tidak hanya di Kalimantan Timur tetapi juga secara nasional.
“Kami mengucapkan duka cita dan bela sungkawa sedalam-dalamnya. Almarhumah adalah sosok wanita panglima dan menjadi inspirasi bagi seluruh ASN di Kaltim bahkan nasional,” ungkap Jaya Mualimin, kepada awak media usai melayat di rumah duka, Selasa malam.
Menurutnya, kiprah almarhumah yang pernah menjabat sebagai Penjabat Sekretaris Daerah (Sekprov) Kaltim hingga dipercaya di Lembaga Administrasi Negara (LAN) membuat namanya dikenal luas.
“Secara nasional sudah dikenal. Beliau merupakan sosok yang sangat luar biasa dan menjadi inspirasi bagi perempuan di seluruh Indonesia,, khususnya Kaltim,”ungkap Kadinkes.
Selain itu, ia juga mengungkapkan bahwa kepergian almarhumah cukup mengejutkan, mengingat selama ini dikenal sebagai pribadi yang energik dan tidak menunjukkan keluhan kesehatan.
“Kami selama berinteraksi, beliau orang yang energik, tidak ada keluhan apa-apa. Kami sangat kaget mendengar kabar meninggalnya almarhumah,” ucapnya.
Dimata Jaya Mualimain,almarhumah dikenal sebagai sosok yang aktif membangun inovasi pelayanan publik, termasuk di sektor kesehatan. Ia bahkan pernah mengajak dirinya terlibat dalam tim peningkatan pelayanan publik lintas provinsi.
“Beliau sering mengingatkan bahwa PNS harus kreatif, inovatif, tidak mudah menyerah, dan mampu beradaptasi. Itu yang sampai sekarang kami pegang,” ungkap Jaya dengan penuh haru sikap almarhumah
Kepergian Meiliana binti Muhammad Adnan Sabirin, tentu meninggalkan duka mendalam bagi jajaran Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur.
Sosoknya yang dikenang sebagai figur perempuan kuat, inspiratif dan penuh semangat dalam pengabdian birokrasi. Almarhumah Meiliana wafat pada Selasa 7 April 2026 sekitar pukul 18.00 di rumahnya dalam keadaan istirahat tanpa riwayat penyakit.
