Samarinda

33 Ambulans Relawan Siaga di Samarinda, Respons Ditarget di Bawah 10 Menit

Teks: Ambulan Bersiaga di Berbagai Titik Kota Samarinda Rabu,25/3/26. (Natmed.id/Aminah)

Samarinda, Natmed.id – Relawan Emergency Medical Team–Info Taruna Samarinda (EMT-ITS) menyiagakan puluhan ambulans di seluruh wilayah kota untuk memperkuat layanan darurat, khususnya di momen meningkatnya mobilitas masyarakat pasca-Lebaran 2026.

Ketua Info Taruna Samarinda (ITS) Joko Iswanto yang akrab disapa Jokis, menyebutkan sebanyak 33 unit ambulans telah disebar di berbagai titik strategis yang mencakup 10 kecamatan dan kelurahan di Kota Samarinda.

“Kepada masyarakat Samarinda, ambulans relawan itu ada kurang lebih 33 unit yang tersebar di 10 kecamatan dan kelurahan,” ujarnya, Rabu 25 Maret 2026.

Penyebaran armada secara merata ini bertujuan untuk mempercepat penanganan kejadian darurat, terutama kecelakaan lalu lintas yang cenderung meningkat saat arus mudik dan balik Lebaran.

Ia menargetkan waktu respons ambulans bisa mencapai kurang dari 10 menit sejak laporan diterima hingga petugas tiba di lokasi kejadian.

“Kami prediksi 10 menit setelah kejadian atau setelah diinformasikan, pasti ada ambulans yang datang,” tegasnya.

Namun demikian, Jokis juga meminta masyarakat untuk tetap bersabar saat menunggu bantuan, mengingat kondisi di lapangan bisa dipengaruhi berbagai faktor seperti jarak dan kepadatan lalu lintas.

“Kami harapkan masyarakat untuk sabar menunggu jika ada kejadian,” imbuhnya.

Langkah siaga ini merupakan bagian dari upaya relawan dalam mengantisipasi potensi peningkatan kasus darurat, baik kecelakaan lalu lintas maupun kondisi medis lainnya, seiring tingginya aktivitas masyarakat di masa libur panjang.

Sistem penempatan ambulans dilakukan dengan mempertimbangkan titik-titik rawan, sehingga diharapkan dapat meminimalkan waktu tempuh menuju lokasi kejadian.

Selain itu, masyarakat juga diimbau untuk segera menghubungi layanan darurat atau relawan terdekat apabila terjadi situasi mendesak, agar penanganan bisa dilakukan lebih cepat dan tepat.

Dengan kesiapan armada dan relawan ini, EMT-ITS berharap pelayanan darurat di Samarinda dapat berjalan optimal serta mampu memberikan rasa aman bagi masyarakat, khususnya dalam menghadapi risiko kejadian tak terduga di jalan maupun lingkungan sekitar.

Selain kesiapan armada relawan, masyarakat juga diimbau untuk memanfaatkan layanan darurat resmi yang tersedia. Nomor darurat utama di Kota Samarinda adalah 112 yang aktif 24 jam, gratis, dan dapat dihubungi bahkan saat ponsel dalam kondisi terkunci.

Selain itu, layanan gawat darurat medis nasional juga dapat diakses melalui nomor 119, yang siap membantu penanganan kondisi medis mendesak.

Related posts

Cerita Zahir Merawat Ribuan Makam di Jalan Abul Hasan

Aminah

Picu Banjir di Rapak Binuang, Pengurukan Lahan RS Korpri Dihentikan Sementara

Aminah

Genangan dan Stunting Jadi Perhatian, Samarinda Ilir Ajukan 20 Program Prioritas

Aminah