Olahraga

Pemkot akan Revitalisasi Sirkuit Kalan Jadi Kawasan Terpadu

Teks: wawali Kota Samarinda, Saefuddin Zuhri, saat memberiakn keterangan Pers, Sabtu,14/3/26 (Natmed.id/Sukri)

Samarinda, Natmed.id – Antusiasme ribuan pemuda dalam ajang Night Race Drag Bike Kapolresta Cup di Jalan Kesuma Bangsa menjadi sinyal kuat bagi Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda untuk segera menyediakan fasilitas balap permanen.

Wakil Wali Kota Samarinda, Saefuddin Zuhri menegaskan komitmen pemerintah untuk merevitalisasi Sirkuit Kalan guna menjadikannya pusat prestasi otomotif di Kalimantan Timur.

Rencana ini bukan sekadar wacana perbaikan infrastruktur, melainkan upaya besar untuk menyediakan ekosistem balap yang aman dan profesional bagi generasi muda Kota Tepian.

Pemkot Samarinda memproyeksikan Sirkuit Kalan sebagai kawasan otomotif terpadu yang mampu mengakomodasi berbagai minat dan bakat para pembalap.

Saefuddin menjelaskan bahwa kedepannya Sirkuit Kalan tidak hanya akan melayani drag race dan road race, tetapi juga direncanakan untuk mencakup pembangunan sirkuit motorcross yang representatif.

Dengan fasilitas permanen, tingkat keamanan pembalap dan penonton dapat dikelola lebih maksimal dibandingkan sirkuit non-permanen di jalan raya.

Selain itu, revitalisasi ini bertujuan menjadikan Kalan sebagai kawah candradimuka bagi bibit-bibit pembalap lokal agar siap bertanding di kancah nasional maupun internasional.

Meskipun rencana perbaikan telah masuk dalam agenda pemerintah sejak tahun lalu, realisasinya masih menghadapi tantangan teknis, terutama terkait ketersediaan pendanaan daerah.

“Kami sangat memahami harapan para pembalap. Sebenarnya rencana perbaikan ini sudah ada sejak tahun lalu, namun saat ini belum bisa terealisasi sepenuhnya karena keterbatasan anggaran daerah yang mengharuskan kami melakukan penyesuaian pada beberapa sektor,” ungkap Saefuddin saat diwawancarai awak media pada Sabtu dini hari, 14 Maret 2026.

Ia menambahkan bahwa pemerintah terus berupaya mencari celah pendanaan agar proyek ini tetap berjalan tanpa mengganggu pelayanan publik lainnya.

Saefuddin Zuhri mengajak komunitas otomotif dan masyarakat luas untuk bersabar dan terus mendukung upaya pemerintah.

Dia meyakini bahwa dengan kondisi keuangan daerah yang semakin membaik, perwujudan sirkuit standar internasional bukan lagi sekadar impian.

“Kami mohon doa dan dukungannya agar kondisi keuangan pemerintah kota segera memungkinkan untuk mewujudkan sirkuit yang layak. Kita ingin anak-anak kita punya tempat yang bangga mereka gunakan, bukan lagi kucing-kucingan dengan petugas di jalan raya,” pungkasnya.

Antusiasme serupa dirasakan oleh para peserta, salah satunya Andre dari 136 Anggana Racing Team, turut berkompetisi di ajang balapan tersebut. Andre mengaku sangat terbantu dengan adanya wadah resmi ini untuk menyalurkan hobinya secara aman.

​Bagi Andre, keberlanjutan acara semacam ini sangat dinantikan. Ia juga menaruh harapan besar pada janji pemerintah terkait fasilitas permanen.

“Harapannya ke depan bisa ada lagi kegiatan seperti ini, dan tentu kami ingin sekali bisa balapan di Sirkuit Kalan jika sudah diperbaiki nanti,” harapnya.

Related posts

Ratusan Peserta Meriahkan Lomba Menembak Piala Dandim Cup 2025 Pasuruan

Sahal

Piala Dunia 2026 Bisa Ditonton Gratis Lewat TVRI Termasuk Wilayah Terpencil

Aminah

Turnamen Sepak Bola Lintas Instansi Digelar di Kanjuruhan

Sahal