Samarinda, Natmed.id – Semangat kebersamaan antara pemerintah dan masyarakat semakin kental terasa dalam rangkaian kegiatan buka puasa bersama, yang dihadiri jajaran Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda.
Bertempat di Masjid Darul Hannan, Kelurahan Gunung Kelua, Kecamatan Samarinda Ulu, Wali Kota Samarinda Andi Harun hadir di tengah-tengah jemaah untuk memperkuat ukhuwah sekaligus memberikan dukungan nyata bagi sarana ibadah.

Camat Samarinda Ulu Sujono mengungkapkan bahwa kunjungan ini merupakan momentum penting bagi warga untuk berdialog langsung dengan pimpinan daerah.
Wali Kota Andi Harun memberi pencerahan mengenai hikmah menjalankan ibadah di bulan suci serta memotivasi masyarakat untuk terus menghidupkan syiar Islam di lingkungan masing-masing.
Tidak sekadar kunjungan seremonial, kegiatan ini juga menjadi penyaluran bantuan konkret bagi pengembangan rumah ibadah. Pemkot Samarinda menyerahkan bantuan operasional sebesar Rp10 juta.
Selain itu, sektor pelayanan publik melalui PDAM turut memberikan kontribusi signifikan berupa bantuan untuk rehabilitasi serta pemenuhan berbagai sarana dan prasarana masjid yang dibutuhkan.
“Kehadiran wali kota beserta jajaran OPD dan pihak PDAM membawa manfaat besar, terutama dalam pemenuhan fasilitas agar jemaah dapat beribadah dengan lebih nyaman,” ujar Sujono saat ditemui usai acara pada Selasa 10 Maret 2026.
Sujono juga menyoroti fenomena positif di Masjid Darul Hannan, di mana tingkat partisipasi masyarakat dalam salat berjemaah, khususnya Tarawih, tetap stabil dan tinggi. Hal ini menurutnya dipicu oleh dua faktor utama, kesadaran spiritual jemaah dan kreativitas pengurus masjid.
“Alhamdulillah, kami melihat masjid ini selalu penuh oleh jemaah. Ini tidak lepas dari motivasi spiritual warga untuk mencari berkah Ramadan, serta didukung inovasi pengurus masjid yang mengadakan program undian sebagai daya tarik tambahan bagi warga untuk berjemaah,” jelas Sujono lebih lanjut.
Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kota Samarinda berharap sinergi antara pembangunan fisik dan pembangunan mental spiritual dapat berjalan beriringan demi mewujudkan Samarinda sebagai kota pusat peradaban yang religius dan harmonis.
