Samarinda

Dishub Minta Warga Tertib Parkir, Jukir Liar Bisa Hilang Jika Masyarakat Disiplin

Teks: Kepala Dishub Kota Samarinda Hotmarulitua Manalu Saat Ditemui di Kantor Inspektorat Kota Samarinda, Jumat 6/3/26. (Natmed.id/Aminah)

Samarinda, Natmed.id – Kepala Perhubungan (Dishub) Kota Samarinda Hotmarulitua Manalu mengimbau masyarakat untuk lebih disiplin memarkir kendaraan di lokasi resmi yang telah disediakan pemerintah.

Hal ini menjadi cara paling efektif untuk menekan praktik juru parkir (jukir) liar yang masih ditemukan di sejumlah titik keramaian. Keberadaan jukir liar seringkali muncul karena kendaraan diparkir di luar area yang telah ditentukan pemerintah.

“Kalau masyarakat tertib parkir pada tempat yang telah ditentukan oleh pemerintah, jukir-jukir itu akan hilang dengan sendirinya,” kata Manalu saat ditemui di Kantor Inspektorat Kota Samarinda, Jumat, 6 Maret 2026.

Perilaku parkir sembarangan membuka ruang bagi pihak tertentu untuk mengambil keuntungan dengan memungut biaya parkir tanpa dasar yang jelas.

Karena itu, Manalu menekankan pentingnya kesadaran masyarakat untuk memanfaatkan lokasi parkir resmi yang sudah disediakan pemerintah.

“Kalau masyarakat tertib dan disiplin parkir di tempat yang sudah ditetapkan, ruang bagi jukir liar itu akan semakin kecil,” ujarnya.

Ia juga menjelaskan bahwa pemerintah memiliki keterbatasan dalam melakukan penindakan terhadap juru parkir liar apabila tidak ada laporan dari masyarakat yang merasa dirugikan.

“Untuk menindak itu harus ada laporan dari masyarakat yang merasa diperas atau diminta bayar lebih. Kalau tidak ada dasar laporan, jukir juga tidak bisa langsung ditilang,” jelasnya.

Karena itu, Dishub mendorong masyarakat untuk berani melapor apabila menemukan praktik pungutan parkir yang tidak sesuai aturan.

Di sisi lain, Dishub juga terus melakukan pemantauan di sejumlah kawasan keramaian guna memastikan pengaturan parkir berjalan sesuai ketentuan.

Namun, keberhasilan penertiban parkir tidak hanya bergantung pada pengawasan pemerintah, tetapi juga pada kedisiplinan masyarakat.

“Kami tentu melakukan monitoring, tetapi yang paling penting masyarakat harus disiplin memarkir kendaraan di tempat yang sudah ditentukan,” katanya.

Related posts

Tolak PP Penghapusan B3, Aktivis Lingkungan Protes ke Gubernur

natmed

Subsidi Tepat Sasaran dan Realisasi Indonesia Sentris

Febiana

Pilkada Serentak Ditunda, Laskar Merah Putih Dukung Kebijakan Pemerintah

natmed