National Media Nusantara
Nasional

Beasiswa Patriot Kirim Mahasiswa ke Kawasan Transmigrasi Mulai 2026

Teks: Menteri Transmigrasi Iftitah Sulaiman Suryanagara

Jakarta, Natmed.id – Kementerian Transmigrasi menargetkan Program Beasiswa Patriot dan Tim Ekspedisi Patriot (TEP) Jilid II mulai mengirim mahasiswa penerima beasiswa untuk menjalani pendidikan sekaligus penugasan langsung di kawasan transmigrasi pada 2026 sebagai bagian dari strategi pengembangan sumber daya manusia (SDM).

Program Beasiswa Patriot dirancang tidak hanya untuk meningkatkan kapasitas akademik penerima, tetapi juga sebagai upaya percepatan pembangunan kawasan transmigrasi melalui penguatan karakter, kepemimpinan, serta keterlibatan langsung generasi muda di lapangan.

Para penerima beasiswa akan ditempatkan di kawasan transmigrasi prioritas guna mendorong terciptanya pusat-pusat pertumbuhan ekonomi baru.

Menteri Transmigrasi Iftitah Sulaiman Suryanagara menegaskan, Beasiswa Patriot memiliki tujuan lebih luas dibandingkan program pendidikan pada umumnya. Program ini diharapkan mampu mencetak sumber daya manusia yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga tangguh secara mental, fisik dan sosial.

“Beasiswa Patriot tidak hanya bertujuan mencetak lulusan berprestasi secara akademik, tetapi juga membentuk sumber daya manusia yang siap mengabdi di lapangan dan memiliki minat serta komitmen untuk berkontribusi dalam penciptaan pertumbuhan ekonomi baru di kawasan ekonomi transmigrasi terintegrasi,” kata Iftitah, dikutip dari keterangan tertulis, Senin 12 Januari 2026.

Program ini mencakup sejumlah aspek utama, mulai dari skema seleksi peserta, sebaran perguruan tinggi mitra, penentuan tematik besar riset dan tesis, hingga pola penugasan mahasiswa di kawasan transmigrasi. Seluruh skema tersebut disusun untuk memastikan kontribusi nyata penerima beasiswa terhadap pembangunan wilayah sasaran.

Beasiswa Patriot diarahkan untuk mendukung penciptaan pertumbuhan ekonomi yang berkeadilan dan berkelanjutan, sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto terkait penguatan pembangunan berbasis sumber daya manusia unggul.

Dalam pelaksanaannya, penerima Beasiswa Patriot akan menjalani masa pendidikan sekaligus pengabdian di kawasan transmigrasi dengan fokus awal pada beberapa lokasi prioritas. Kawasan tersebut antara lain Barelang di Kepulauan Riau, Kalukku di Sulawesi Barat, serta Salor di Papua Selatan.

Kementerian Transmigrasi menargetkan pelepasan awal peserta Beasiswa Patriot dilakukan pada pertengahan 2026. Penugasan ini diharapkan mampu mempercepat transfer pengetahuan, penguatan kapasitas masyarakat, serta pengembangan potensi ekonomi lokal di kawasan transmigrasi.

“Kementerian Transmigrasi menegaskan komitmennya untuk menyiapkan Beasiswa Patriot secara matang, terukur, dan akuntabel, agar mampu menjadi program unggulan dalam mendukung pembangunan kawasan transmigrasi berbasis sumber daya manusia unggul,” pungkas Iftitah.

Related posts

Jalur Batam Singapura Dibuka 26 Oktober Tahun ini

natmed

Gubernur Nyatakan Kalsel Status Tanggap Darurat

natmed

Jelang Imlek, Menag: Semoga Segala Persoalan Dapat Teratasi

Arum

You cannot copy content of this page