Purworejo, Natmed.id — Menjelang akhir libur Tahun Baru 2026, puluhan anak dan orang tua memadati jalan pematang sawah di Jalan Erlangga, Kecamatan Purworejo, Kota Pasuruan, Sabtu 3 Januari 2026. Mereka memilih bermain layang-layang sebagai alternatif rekreasi murah dan terbuka.
Aktivitas tersebut berlangsung sejak siang hingga menjelang magrib. Warga memanfaatkan hembusan angin dan hamparan sawah sebagai ruang bermain bersama keluarga.
Sugeng, warga Kelurahan Kebonagung, mengaku sengaja menghabiskan libur bersama anaknya, Riyan, siswa kelas V SD. Ia memilih bermain layang-layang ketimbang pergi ke tempat wisata berbayar.
“Saya ingin mengedukasi anak supaya tidak terus bermain handphone,” ujar Sugeng saat ditemui di lokasi.
Menurutnya, bermain layang-layang memberi ruang interaksi sekaligus mengenalkan anak pada aktivitas luar ruang. Selain itu, biaya yang dikeluarkan relatif minim.
Sugeng menilai suasana persawahan membuat anak lebih rileks. “Anginnya sejuk dan pemandangannya hijau, jadi liburan tetap terasa,” katanya.
Warga lain, Budi Santoso, yang datang bersama keponakannya, menyebut lokasi tersebut ramai dikunjungi pemain dari berbagai kelurahan. Adu layang-layang menjadi tontonan sekaligus hiburan bersama.
“Yang datang bukan hanya warga sekitar, banyak dari kampung lain ikut meramaikan,” ucap Budi.
Ketua RT setempat, Ahmad Fauzi, membenarkan peningkatan aktivitas warga selama libur tahun baru. Ia menyebut kegiatan tersebut bersifat spontan dan tetap aman karena jauh dari lalu lintas padat.
“Kami hanya mengingatkan agar tetap tertib dan memperhatikan keselamatan,” kata Ahmad.
Fenomena ini menunjukkan pilihan rekreasi sederhana masih diminati masyarakat. Selain mempererat kebersamaan keluarga, aktivitas tersebut dinilai mampu mengurangi ketergantungan anak pada gawai selama masa liburan.
