Samarinda, Natmed.id – Menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru), Pemerintah Kota Samarinda fokus pada dua aspek penting, menjamin keamanan selama perayaan dan menjaga stabilitas harga bahan pokok, khususnya cabai dan bawang merah.
Wakil Wali Kota Samarinda Saefuddin Zuhri mengungkapkan bahwa koordinasi intensif telah dilakukan pascasidak pasar. Langkah-langkah pengamanan telah disiapkan melibatkan seluruh organisasi perangkat daerah (OPD).
Ia berharap dengan persiapan yang matang ini, perayaan akhir tahun di Samarinda dapat berjalan lancar.
“Insyaallah doakan semoga Nataru itu bisa lancar, aman, dan terkendali,” kata Saefuddin Zuhri, Senin 15 Desember 2025.
Selain itu, terkait harga komoditas pangan yang sempat bergejolak, terutama cabai dan bawang merah, Pemkot Samarinda memastikan akan terus melakukan monitoring ketat. Kebijakan operasi pasar akan diterapkan secara selektif dan terukur.
“Ya tentunya harga cabai dan terutama cabai dan bawang merah, insyaallah ini kita monitor terus,” ujarnya.
Saefuddin Zuhri menambahkan bahwa operasi pasar hanya akan dilaksanakan jika kondisi kenaikan harga sudah berada di tahap mengkhawatirkan dan berkelanjutan.
“Kita monitor terus kalau tidak melambung tinggi aman insyaallah kita tidak ada operasi. Kalau tahu itu melambung terus dalam jangka seminggu itu bisa dilaksanakan operasi pasar,” tambahnya.
Untuk membantu meringankan beban masyarakat di tengah potensi kenaikan harga, Dinas Perdagangan (Disdag) saat ini tengah menyusun rencana untuk mengadakan pasar murah.
“Iya, pasar murah di Car Free Day (CFD) itu masih direncanakan, disusun dengan baik, dan itu nanti segera untuk Disdag untuk melaksanakannya,” pungkasnya menegaskan komitmen Pemkot Samarinda untuk menjaga daya beli masyarakat menjelang akhir tahun.
