Samarinda, Natmed.id – Sebanyak 1.277 personel gabungan dikerahkan untuk mengamankan perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 di Kota Samarinda. Pengamanan tersebut dilaksanakan melalui Operasi Lilin Terpusat 2025 yang digelar mulai 20 Desember 2025 hingga 2 Januari 2026.
Kesiapsiagaan pengamanan ditandai dengan Apel Gelar Pasukan Operasi Lilin Terpusat 2025 yang dilaksanakan Polresta Samarinda. Operasi ini melibatkan unsur Polri, TNI, pemerintah daerah, serta stakeholder terkait guna mengantisipasi meningkatnya aktivitas masyarakat pada momen akhir tahun.
Wakapolresta Samarinda Heri Rusyaman mengatakan Operasi Lilin merupakan bentuk sinergi lintas sektor untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat selama perayaan Natal dan Tahun Baru.
“Operasi Lilin ini merupakan bentuk kesiapsiagaan Polresta Samarinda bersama stakeholder terkait, dibantu TNI, Polri, dan mitra kamtibmas masyarakat untuk mengamankan perayaan Natal dan Tahun Baru,” ujar Heri usai apel gelar pasukan, Jumat 19 Desember 2025.
Ia menjelaskan, 1.277 personel gabungan tersebut akan disiagakan dan ditempatkan di sejumlah titik strategis dan pusat keramaian yang telah dipetakan berdasarkan tingkat kerawanan.
“Kami menyiagakan personel gabungan yang akan ditempatkan di sejumlah pusat keramaian serta pos-pos pengamanan,” jelasnya.
Dalam pelaksanaan Operasi Lilin Terpusat 2025, Polresta Samarinda mendirikan 1 pos terpadu, 2 pos pelayanan, dan 11 pos pengamanan. Dua pos pelayanan ditempatkan di Bandara APT Pranoto dan Pelabuhan Samarinda, sementara pos pengamanan disebar di berbagai titik rawan di kota.
“Pos pengamanan kami tempatkan di gereja-gereja dengan jumlah jemaat lebih dari seribu orang, serta di pusat perbelanjaan, tempat hiburan, dan lokasi wisata di Kota Samarinda,” tambah Heri.
Pengamanan akan difokuskan pada ibadah Natal, aktivitas masyarakat menjelang dan saat malam pergantian Tahun Baru, serta kelancaran mobilitas warga di sejumlah ruas jalan utama.
“Pengamanan akan kami tingkatkan terutama pada malam Natal dan malam pergantian Tahun Baru,” ujarnya.
Terkait perayaan malam Tahun Baru 2026, Heri menyebutkan bahwa berdasarkan hasil rapat koordinasi bersama Pemerintah Kota Samarinda, konsentrasi perayaan akan dipusatkan di kawasan Teras Samarinda.
“Perayaan Tahun Baru nanti dipusatkan di Teras Samarinda. Kemungkinan akan ada hiburan, kegiatan masyarakat, bahkan kembang api,” ungkapnya.
Seiring dengan pemusatan perayaan tersebut, Polresta Samarinda juga menyiapkan rekayasa lalu lintas yang akan diterapkan secara situasional untuk mengantisipasi kepadatan kendaraan.
“Nanti dari Satuan Lalu Lintas akan menyampaikan imbauan dan melakukan pengaturan arus lalu lintas sesuai kondisi di lapangan,” pungkas Heri.
Polresta Samarinda mengimbau masyarakat untuk tetap menjaga ketertiban, mematuhi aturan lalu lintas, serta bekerja sama dengan petugas demi terciptanya suasana Natal dan Tahun Baru yang aman dan kondusif di Kota Samarinda.
