Samarinda, Natmed.Id – Gelombang tren kuliner berbasis media sosial tampaknya belum menunjukkan tanda-tanda mereda. Setelah sempat dihebohkan dengan kelezatan cokelat batangan khas Timur Tengah, kini perhatian para pencinta cemilan manis kembali tersedot oleh kemunculan Dubai Chewy Cookie. Camilan viral ini mengombinasikan kelembutan tekstur kue kering yang kenyal dengan sensasi renyah di bagian dalamnya.
Sayangnya, popularitas yang melejit tinggi berbanding lurus dengan harga jualnya di pasaran. Di berbagai gerai kuliner, satu porsi Dubai Chewy Cookie berukuran personal umumnya dibanderol dengan harga yang relatif mahal bagi sebagian besar masyarakat, yakni mulai dari Rp50.000 hingga ratusan ribu rupiah per bijinya.
Berkaca dari fenomena tersebut, kanal YouTube memasak CR COOK membagikan sebuah solusi alternatif yang inovatif bagi para pemburu takjil maupun pelaku usaha mikro. Melalui salah satu unggahan videonya, ia mengulik formula resep Dubai Chewy Cookie versi ekonomis yang ramah di kantong, namun tetap mempertahankan standar rasa premium yang legit dan memanjakan lidah.
Kunci utama dari mahalnya kudapan ini sebenarnya terletak pada penggunaan bahan baku asli berupa kataifi (adonan pasta filo khas Timur Tengah) dan kacang pistachio. Untuk menyiasati hal tersebut tanpa mengorbankan kualitas tekstur renyah yang autentik, CR COOK merekomendasikan penggunaan bahan baku kataifi atau kunava siap pakai yang kini banyak dijumpai di platform belanja daring. Dengan modal sekitar Rp70.000 untuk kemasan setengah kilogram, bahan ini jauh lebih efisien dibandingkan harus membuat adonan dari nol yang memakan waktu dan tenaga.
Beralih ke sektor isian (filling), rahasia pemangkasan biaya produksi terletak pada substitusi jenis kacang-kacangan. Alih-alih menggunakan kacang pistachio yang harganya selangit, penggunaan kacang tanah yang telah disangrai dan dihaluskan terbukti mampu menghadirkan kombinasi rasa manis-gurih yang sangat mirip saat dipadukan dengan selai glaze rasa pistachio ataupun matcha.
”Walaupun pakai kacang tanah, ini bakal enak banget… Rasanya itu jadi manis gurih dan beneran mirip sama pistachio,” jelas pengisi suara dalam kanal YouTube CR COOK saat mendemonstrasikan proses pengolahan bahan isian tersebut.
Sementara itu, keunikan tekstur luar yang kenyal sekaligus lembut (chewy) dari kue ini didapatkan dari pemanfaatan camilan kenyal marshmallow yang dilelehkan bersama mentega di atas wajan anti-lengket dengan pengaturan api yang sangat kecil guna menghindari karamelisasi berlebih yang berisiko membuat kulit luar mengeras.
Sentuhan akhir berupa baluran dan taburan cokelat bubuk pekat di seluruh permukaan tidak hanya berfungsi untuk menghilangkan sifat lengket dari marshmallow, melainkan juga memberikan keseimbangan rasa pahit yang elegan guna mengimbangi rasa manis di bagian dalam. Menariknya, formula adonan kulit marshmallow ini diklaim mampu mempertahankan tingkat kekenyalan dan kelembutan teksturnya hingga tiga hari lamanya meski disimpan dalam suhu ruang.
Pada akhirnya, kehadiran resep modifikasi yang kreatif ini membuktikan bahwa menikmati kuliner yang sedang viral tidak selamanya harus menguras isi dompet. Dengan pemilihan bahan baku alternatif yang cerdas dan teknik pengolahan yang tepat, hidangan penutup mewah ala Dubai ini tidak hanya bisa dinikmati secara personal di rumah, melainkan juga berpotensi menjadi peluang ide bisnis takjil yang menjanjikan di bulan Ramadan.
