Kalimantan TimurPolitik

Rusman : PPDB Akan Menggunakan Sistem Kombinasi Berdasarkan Nilai Raport dan Zonasi

Reporter : Fikry Ramadhan – Editor : Redaksi

Samarinda, Natmed.id – Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun ajaran 2020-2021 di Samarinda Kaltim akan dilaksanakan berbeda. Alasannya, tahun ini Ujian Nasional (UN) dihapus, karena pandemi Covid-19 masih melanda Indonesia.

Sejak munculnya Covid-19, berbagai lini sektor terhambat, termasuk dunia pendidikan. Dimana aktivitas pembelajaran di sekolah hingga perguruan tinggi diliburkan, dan diganti dengan belajar di rumah, serta penghapusan UN.

Rusman Ya’qub, Ketua Komisi IV DPRD Kaltim, menjelaskan PPDB wilayah Samarinda menggunakan sistem kombinasi. Yakni perpaduan antara zonasi, juga nilai raport rata – rata dari semester 1 sampai 6.

“Jika semua berpatok pada zonasi jarak, maka akan ada beberpa sekolah yang kekurangan atau kelebihan siswa. Maka itu, Komisi IV memutuskan menggunakan sistem kombinasi agar PPDB merata,” pungkasnya.

Related posts

Pemkot Bontang Batal Segel Lapak Pasar Tamrin

Nurillah

Sekdaprov Kaltim Sebut Hilirisasi Industri Kunci Transformasi Ekonomi

Laras

Kembali Pimpin JMSI Kaltim, Sukri Fokus Kuatkan Advokasi dan Kemandirian Media Siber

Aminah