• Beranda
  • NASIONAL
  • Daerah
    • Samarinda
    • Kalimantan Timur
  • POLITIK
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olahraga
Natural Media
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Natural Media
No Result
View All Result

Rakyat Tak Lagi Takut Melanggar Hukum, Pemerintah dan Aparat Harus Instrospeksi

natmed by natmed
25 Maret 2026
in Politik
0
Kasus Mutilasi Pertama di Samarinda, Alarm Kerawanan Sosial

Teks: Ketua Komisi I DPRD Kota Samarinda, Samri Shaputra, kepada awak media, Selasa,24/3/26 (Natmed.id/Sahal)

Samarinda, Natmed.id – Ketua Komisi I DPRD Kota Samarinda, Samri Shaputra memberikan peringatan keras terkait memudarnya marwah pemerintah dan aparat keamanan di mata publik.

Fenomena kriminalitas yang kini dilakukan secara berani dan terang-terangan di ruang terbuka dianggap sebagai sinyal bahaya bahwa hukum tidak lagi memiliki daya tawar yang menakutkan bagi masyarakat yang merasa terdesak.

Samri menilai, rentetan peristiwa mulai dari penembakan hingga aksi pembunuhan sadis yang terjadi di wilayah hukum Samarinda menunjukkan adanya keberanian luar biasa dari para pelaku yang seolah menantang eksistensi aparat.

Dalam analisisnya, Samri menyoroti bagaimana media sosial menjadi cermin pudarnya rasa segan masyarakat terhadap simbol-simbol negara.

Ia mencermati bahwa pejabat publik kini kehilangan wibawanya karena kerap menjadi objek kritik tajam hingga penghinaan secara masif.

“Masyarakat sekarang seolah sudah tidak punya rasa takut lagi, mereka berani melakukan kejahatan secara terang-terangan. Lihat saja di media sosial, mulai dari tingkat Wali Kota sampai Presiden pun sekarang berani diolok-olok oleh masyarakat secara terbuka. Rasa hormat itu sudah luntur,” ungkapnya, Selasa, 24 Maret 2026.

Menurut Samri, keberanian untuk melanggar aturan secara terbuka sering kali berakar dari rasa frustrasi masyarakat terhadap kondisi ekonomi dan ketimpangan keadilan.

Ketika rakyat merasa negara tidak hadir dalam kesulitan mereka, maka aturan hukum cenderung diabaikan demi mencari jalan pintas atau meluapkan kekecewaan.

Kejadian kriminal di tempat umum menunjukkan masyarakat tidak lagi mempedulikan respon cepat dari aparat keamanan. Fenomena penghinaan terhadap pemimpin di jagat maya dianggap sebagai bentuk hilangnya marwah lembaga negara secara sistemik.

Samri berpendapat wibawa hanya bisa tegak jika rakyat merasa terlindungi dan disejahterakan oleh sistem yang ada.

Sebagai penutup, Samri mendesak agar para pemangku kebijakan tidak hanya mengandalkan pendekatan hukum yang kaku, tetapi juga melakukan pendekatan nurani.

Ia meminta pemerintah dan aparat untuk mengevaluasi mengapa masyarakat sampai pada tahap senekat ini dalam melanggar hukum.

“Pemerintah dan aparat harus introspeksi diri. Mengapa rakyat sampai senekat ini? Jangan-jangan karena mereka merasa tidak ada lagi tempat untuk mengadu atau merasa keadilan memang tidak berpihak pada mereka,” tegasnya.

Tags: Aparat keamananMata publikSamri Shaputra
Previous Post

Kritik Keras Arah Kebijakan APBD, Samri: Jangan Hanya Sibuk Proyek Fisik Saat Rakyat Sulit Makan

Next Post

Borneo FC Mulai Latihan, Fabio Puas Lihat Para Pemain Bisa Jalankan Program

Next Post
Borneo FC Mulai Latihan, Fabio Puas Lihat Para Pemain Bisa Jalankan Program

Borneo FC Mulai Latihan, Fabio Puas Lihat Para Pemain Bisa Jalankan Program

Hot News

01

Andi Faizal: Remtal Cup Jadi Modal Bontang Bidik Juara POPDA 2027

02

Asah Kemandirian dan Kepemimpinan, Pramuka SDN 001 Sangatta Selatan Gelar Perkemahan LT-I

03

Sentuhan Warna dan Keceriaan, Anak-Anak Eksplorasi Batik dalam Workshop di Ascott Waterplace...

04

Buka SPANSA CUP 2026, Andi Faizal Dorong Atlet Muda

05

Suharno Ajak Pemuda Bontang Jadi Penggerak Perubahan

Berita Terbaru

  • Andi Faizal: Remtal Cup Jadi Modal Bontang Bidik Juara POPDA 2027
  • Asah Kemandirian dan Kepemimpinan, Pramuka SDN 001 Sangatta Selatan Gelar Perkemahan LT-I
  • Sentuhan Warna dan Keceriaan, Anak-Anak Eksplorasi Batik dalam Workshop di Ascott Waterplace Surabaya
  • Buka SPANSA CUP 2026, Andi Faizal Dorong Atlet Muda
  • Suharno Ajak Pemuda Bontang Jadi Penggerak Perubahan
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Redaksi

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.