Politik

PKB Kaltim Ogah Dukung Rudy-Seno, Pilih Calon Internal untuk Pilgub Mendatang

Teks: Ketua DPW PKB Kaltim Syafruddin (Tengah) Saat Silaturahmi dan Buka Puasa Bersama di Pendopo DPW PKB Kaltim, Samarinda, Senin 2/3/2026. (Natmed.id/Aminah)

Samarinda, Natmed.id – Peta politik Kaltim sepertinya akan memanas lebih awal. Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kaltim secara mengejutkan menyatakan sikap untuk tidak melanjutkan dukungan politik pada pasangan Rudy Mas’ud dan Seno Aji (Rudy-Seno).

Pada pemilihan kepala daerah (pilkada) yang lalu, PKB berada di barisan pendukung Rudy-Seno dan sukses mengantar keduanya memimpin Kaltim untuk periode 2025-2030.

Pernyataan ini disampaikan langsung oleh Ketua DPW PKB Kaltim Syafaruddin dalam agenda buka puasa bersama kader dan jurnalis di Kantor DPW PKB Kaltim, Jalan Bhayangkara, Samarinda, Senin 2 Maret 2026.

Meski pada pilkada sebelumnya PKB merupakan partai pengusung utama pasangan Rudy-Seno, Syafaruddin menegaskan bahwa posisi PKB tidak berada dalam lingkaran dukungan buta.

“Posisi kami hari ini tidak mendukung, juga tidak oposisi. Kami akan menjadi garda terdepan mendukung kebijakan yang pro-rakyat, tapi kami akan menyerang dan mengkritik habis jika kebijakan mereka tidak berpihak kepada masyarakat,” tegas Syafaruddin di hadapan awak media.

Sinyal keretakan hubungan ini dipertegas dengan keputusan PKB untuk mengusung kader sendiri pada Pilgub Kaltim mendatang. Syafaruddin memastikan bahwa nama Rudy maupun Seno tidak lagi masuk dalam radar dukungan partainya.

“Artinya pilgub ke depan PKB tidak akan dukung Rudy-Seno lagi. Kami sudah punya kader sendiri yang berpengalaman di eksekutif, sudah dua periode memimpin. Namanya masih rahasia,” ungkapnya secara diplomatis.

Langkah ini diambil seiring dengan target ambisius PKB Kaltim pada Pileg 2029. Syafaruddin, yang kini memasuki periode kedua kepemimpinannya, menargetkan kenaikan kursi DPRD Provinsi secara fantastis.

“Hari ini kami punya 6 kursi di DPRD Kaltim. Target 2029 adalah 11 kursi. Kami ingin mengusung calon sendiri secara mandiri,” tambahnya.

Selanjutnya, DPW PKB Kaltim juga sedang melakukan pembersihan dan penataan organisasi di tingkat kabupaten/kota. Syafaruddin mengumumkan pembentukan Tim 5 yang terdiri dari Yeni, Damayanti, Michael Adam, Sutomo Jabir dan Slamet Aribowo.

Tim ini diberi mandat penuh untuk melakukan seleksi dan pemetaan calon Ketua DPC PKB se-Kaltim tanpa intervensi dari struktur wilayah.

“Saya sebagai Ketua DPW tidak punya kewenangan masuk dalam ranah pemetaan itu. Ini murni kerja Tim 5 agar kita mendapatkan kader terbaik untuk bertarung di pilkada kabupaten/kota,” jelasnya

Related posts

Reses di Loktuan, Sutomo Jabir Banyak Serap Aspirasi

natmed

Muktamar IX Zona Kalimantan Digelar di Samarinda, Rusman Ya’qub: Peserta Wajib Swab

natmed

Sri Puji Angkat Bicara Soal Iuran BPJS Kesehatan

natmed