Samarinda

Diduga Korsleting Listrik, Satu Rumah Warga di Lempake Terbakar

Teks: Kondisi Rumah Warga di Kelurahan Lempake yang Terbakar Diduga Akibat Korsleting Listrik (Fot-Humas Polresta Smd)

Samarinda, Natmed.id – Peristiwa kebakaran menghanguskan satu unit rumah warga di Jalan Bedeng RT 12 Nomor 06, Kelurahan Lempake, Kecamatan Samarinda Utara, Kota Samarinda, pada Minggu 22 Februari 2026. Rumah berukuran 5 x 7 meter persegi tersebut diketahui terbuat dari dinding Nusabot GRC dengan atap seng.

Kejadian kebakaran itu dibenarkan oleh Polsek Sungai Pinang yang menerima laporan warga sekitar pukul 08.30 Wita. Api pertama kali terlihat dari bagian depan rumah dan dengan cepat membesar.

Pemilik rumah Nurhayati (43) mengungkapkan saat kejadian dirinya sedang berjualan sayur tidak jauh dari lokasi rumah.

“Sekitar jam tujuh pagi saya masih jualan. Tiba-tiba jam setengah sembilan ada warga teriak bilang rumah saya kebakaran. Pas saya balik, api sudah besar di bagian depan rumah,” ujarnya.

Melihat api yang terus membesar, Nurhayati langsung meminta bantuan warga sekitar sambil menghubungi petugas pemadam kebakaran.

Sekitar pukul 08.50 Wita, dua unit mobil pemadam kebakaran dari Disdamkar Kota Samarinda tiba di lokasi bersama personel Polsek Sungai Pinang. Proses pemadaman turut dibantu relawan dan warga setempat.

Api baru berhasil dipadamkan sepenuhnya pada pukul 09.00 Wita setelah upaya pemadaman intensif dilakukan.

Dalam peristiwa tersebut, tidak ada korban jiwa. Namun, bangunan rumah mengalami kerusakan cukup parah. Hingga saat ini, kerugian material masih dalam proses pendataan.

Pemilik rumah lainnya, Roniansyah (48), mengaku kaget dengan kejadian tersebut dan bersyukur tidak ada anggota keluarga yang menjadi korban.

“Alhamdulillah tidak ada korban. Tapi rumah kami rusak parah, kerugiannya belum tahu berapa,” ucapnya.

Pihak kepolisian menyampaikan bahwa berdasarkan hasil pemeriksaan awal di lokasi kejadian, kebakaran diduga kuat disebabkan oleh korsleting listrik yang berasal dari lantai bagian depan rumah.

Petugas dari PLN Samarinda turut diterjunkan ke lokasi untuk membantu pengamanan dan pengecekan jaringan listrik di sekitar rumah terbakar.

Kapolsek Sungai Pinang AKP Aksarudin Adam dalam keterangannya menyebutkan, sejumlah langkah telah dilakukan aparat kepolisian untuk memastikan keamanan dan penanganan lanjutan pascakejadian.

“Personel kami mendatangi dan mengamankan TKP, mengumpulkan keterangan saksi-saksi, serta membuat laporan kepolisian. Dugaan awal kebakaran akibat konsleting listrik, namun penyelidikan tetap kami lakukan,” ujarnya.

Kapolsek mengimbau masyarakat agar lebih waspada terhadap instalasi listrik di rumah, terutama bangunan semi permanen, guna mencegah terjadinya kebakaran serupa.

Related posts

3 Pasien Masuk Pengawasan Khusus, Ismed : Bukan Positif Covid-19

natmed

Distribusi BBM Aman, Wawali Samarinda Tegaskan Takaran Solar dan LPG 3 Kg Sesuai

Sukri

Kejati Kaltim Temukan Bekas Galian Tambang Ilegal di Bendungan Samboja

natmed