Pendidikan

Bontang Siap Pelajaran Tatap Muka

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Bontang Akhmad Suharto

Bontang, Natmed.id – Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Bontang Akhmad Suharto menyambut baik sikap Gubernur Kaltim Isran Noor yang belum mengizinkan pelaksanaan pembelajaran tatap muka Juli mendatang. Pasalnya, Provinsi Kalimantan Timur masih berstatus zona merah dalam penyebaran Covid-19.

Namun demikian bagi Bontang kata Akhmad Suharto, pihaknya sudah melakukan uji coba dengan melaksanakan ujian tatap muka pada Maret lalu. Dalam pelaksanaan itu tidak ada ditemukan kendala.

“Hal itu baik saja. Kalau gubernur berikan pernyataan seperti itu, akan tetapi Pemkot Bontang tengah berupaya pelaksanaan PTM tetap dilaksanakan di bulan Juli mendatang,” kata Akhmad Suharto saat ditemui awak media di Gedung Sekretariat DPRD Kota Bontang, Jalan Moeh Roem Kelurahan Bontang Lestari, beberapa waktu lalu.

Lanjutnya, saat ini pihaknya juga tengah melaksanakan persiapan, contohnya dengan menjalankan program vaksinasi bagi tenaga pengajar. Tidak hanya itu, pemenuhan infrastruktur pendukung seperti peralatan kesehatan juga terus dipersiapkan.

“Kami terus berupaya mewujudkan PTM, dengan menuntaskan program vaksinasi guru dan pemenuhan infrastruktur pendukung pembelajaran,” ungkapnya.

Perlu diketahui penurunan tingkat penyebaran Covid-19 di Kota Bontang terus mengalami penurunan yang signifikan. Akan tetapi tetap harus dilakukan protokol kesehatan.

“Kita ketahui bersama tingkat kesembuhan di Kota Bontang sudah mencapai 97 persen. Hal itu tentunya membawa angin segar untuk kita. Jika terus bertahan, kami akan lakukan kordinasi Satgas Penanganan Covid-19 Bontang agar bisa mengeluarkan izin PTM pada Juli,” tandasnya.

Related posts

Perjuangan Panjang Prof La Ode Hasiara, Menembus Batas Vokasi Menuju Gelar Guru Besar

Aminah

UKM Jurnalistik Polnes Perkuat Kompetensi Mahasiswa Samarinda Lewat PJTD 2026

Dewi Ayu Purwati

Erlangga Fokus Penguatan Guru di 2026, Terapkan Skema Training of Trainers

Sukri