Samarinda, Natmed.Id — Transformasi dunia pendidikan terus bergerak seiring pesatnya perkembangan teknologi. Menjawab tantangan tersebut, DPD PP-PAUD Provinsi Kalimantan Timur menginisiasi Pelatihan Teknologi Mahir Artificial Intelligence (AI) bagi guru dan tenaga kependidikan (tendik) PAUD, yang digelar di Samarinda, Jumat, 22 Mei 2026.
Kegiatan ini menjadi bagian dari langkah konkret dalam meningkatkan kapasitas pendidik anak usia dini agar mampu beradaptasi dengan era digital. Tidak hanya sekadar mengenalkan teknologi, pelatihan ini diarahkan untuk membekali peserta dengan kemampuan praktis dalam memanfaatkan AI sebagai alat bantu pembelajaran yang kreatif dan relevan.
Pelatihan menghadirkan narasumber Dr Mohammad Salehudin yang memberikan pemahaman mendalam terkait pemanfaatan kecerdasan buatan di lingkungan pendidikan. Para peserta yang berasal dari berbagai daerah di Kalimantan Timur tampak antusias mengikuti sesi demi sesi, mulai dari pengenalan konsep hingga praktik penggunaan AI dalam kegiatan belajar mengajar.
Ketua DPD PP-PAUD Provinsi Kalimantan Timur Andi Srianti Ishak menegaskan bahwa kehadiran teknologi AI telah mengubah cara kerja di berbagai sektor, termasuk pendidikan. Oleh karena itu, guru PAUD dituntut tidak hanya memahami, tetapi juga mampu memanfaatkan teknologi tersebut secara bijak.
Ia menjelaskan, AI dapat digunakan sebagai alat pendukung dalam berbagai aspek pendidikan, seperti pembuatan media pembelajaran yang menarik, penyusunan administrasi yang lebih efisien, hingga pengembangan metode pembelajaran yang sesuai dengan karakter anak usia dini.
“Pelatihan ini bukan hanya soal mengenal teknologi, tetapi bagaimana guru mampu menggunakannya untuk meningkatkan kualitas pembelajaran. Harapannya, para pendidik dapat lebih kreatif dalam mendampingi anak-anak di era digital,” ujarnya.
Lebih jauh, kegiatan ini juga menjadi wadah bagi para pendidik untuk saling berbagi pengalaman dan ide. Diskusi dan interaksi antar peserta membuka peluang lahirnya inovasi baru dalam pembelajaran PAUD yang lebih adaptif terhadap perkembangan zaman.
Andi Srianti juga menekankan pentingnya peran pendidikan anak usia dini sebagai fondasi utama dalam membentuk karakter dan kemampuan generasi masa depan. Menurutnya, peningkatan kompetensi guru merupakan investasi jangka panjang untuk menciptakan pendidikan yang berkualitas.
Sebagai penutup, ia menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam terselenggaranya kegiatan ini, mulai dari narasumber, panitia, hingga para peserta yang berkomitmen untuk terus belajar dan berkembang.
Pelatihan ini diharapkan menjadi titik awal perubahan, di mana guru PAUD tidak lagi tertinggal oleh perkembangan teknologi, melainkan menjadi bagian dari transformasi pendidikan menuju masa depan yang lebih inovatif dan berdaya saing.
