Politik

PAD Perumdam Tirta Kencana Lampaui Target, DPRD Samarinda Ingatkan Efisiensi di Tengah Inflasi

Teks: Pansus LKPJ DPRD Kota Samarinda saat melakukan peninjauan di IPA Tirta Kencana Samarinda pada Selasa,28/4/26 (Natmed.id/Dewi)

Samarinda, Natmed.id – Komisi I DPRD Kota Samarinda memberikan apresiasi tinggi terhadap kinerja keuangan Perumdam Tirta Kencana yang berhasil mencatatkan pendapatan melampaui target yang ditetapkan.

Hal ini terungkap dalam kunjungan lapangan dan rapat koordinasi yang dilakukan Pansus LKPj DPRD Samarinda ke kantor pusat Perumdam Tirta Kencana.

Teks: Sekretaris Komisi I DPRD Samarinda, Ronal Stephen Lonteng saat memberikan keterangan pers usai peninjauan pada Selasa,28/4/26. (Natmed.id/Dewi)

Sekretaris Komisi I DPRD Samarinda Ronal Stephen Lonteng menyatakan bahwa kontribusi badan usaha milik daerah tersebut terhadap pendapatan asli daerah (PAD) menunjukkan tren yang sangat positif.

“Kita berbangga hati hari ini, pendapatan dari Perumdam itu masuk melampaui target. Kalau tidak salah capaiannya berada di angka 130-an persen dari target awal,” ujar Ronal usai meninjau langsung pengelolaan air di IPA Tirta Kencana pada Selasa, 28 April 2026.

Meskipun mencatatkan performa keuangan yang impresif, Ronal mengingatkan manajemen untuk tetap waspada terhadap dinamika ekonomi global dan nasional yang mulai berdampak pada biaya operasional. Inflasi telah menyebabkan kenaikan harga bahan baku pengolahan air serta beban energi.

“Kita sadari bahwasanya dengan adanya inflasi ekonomi, terjadi perubahan harga barang di pasar. Bahan baku dari Perumdam untuk tingkat pelayanan masyarakat, yang tadinya standar, sekarang mengalami kenaikan,” jelas Ronal.

Salah satu poin disoroti adalah lonjakan harga bahan bakar untuk operasional mesin pengolahan. Berdasarkan laporan direksi, biaya energi menjadi salah satu komponen beban terbesar saat ini.

“Saya sempat mengecek informasi dari Pak Direktur Utama, mereka menggunakan bahan solar industri yang hari ini harganya sudah hampir Rp30.000 per liter. Secara teknis, ini pasti akan memengaruhi pembiayaan-pembiayaan perusahaan ke depan,” tambahnya.

Menanggapi tekanan biaya operasional tersebut, Ronal memberikan pesan tegas agar Perumdam Tirta Kencana tidak terburu-buru mengambil opsi kenaikan tarif kepada pelanggan.

Menurutnya, efisiensi internal dan optimalisasi pendapatan harus menjadi prioritas utama sebelum membebankan biaya kepada masyarakat.

“Jangan sampai ada kenaikan harga dasar (tarif). Menurut saya, dengan pendapatan daerah kita yang sudah di atas target, yang harus ditekan adalah peningkatan kualitas pelayanan dan efisiensi anggaran, bukan menaikkan beban ke masyarakat,” pungkasnya.

DPRD berharap dengan surplus pendapatan yang ada, Perumdam Tirta Kencana dapat mengalokasikan anggaran tersebut untuk perbaikan infrastruktur guna menekan angka kebocoran air, sehingga margin keuntungan tetap terjaga meski di tengah situasi inflasi.

Related posts

Damayanti Salurkan Bantuan Makanan dan Obat-obatan

natmed

Nidya Listiyono Ambil Formulir Calon Wali Kota Samarinda di Penjaringan Partai Golkar

Irawati

Komisi III DPRD Apresiasi Standar Kelayakan Hotel Aston, dari Proteksi Kebakaran hingga Pengelolaan Limbah Terpadu

Sukri