Politik

Nasdem Sudah Kantongi Nama Kandidat Kuda Hitam untuk Pilgub 2029

Teks: Wakil Ketua DPRD Samarinda Celni Pita Sari Saat Halalbihalal, Senin,23/3/26. (Natmed.id/Aminah)

Samarinda, Natmed.id – Partai Nasdem Kalimantan Timur (Kaltim) mulai memetakan kekuatan politik untuk menghadapi Pemilihan Gubernur (Pilgub) 2029.

Meski masih cukup jauh, partai tersebut mengaku telah mengantongi sejumlah nama yang berpotensi menjadi kandidat kuda hitam dalam kontestasi mendatang.

Ketua DPW Nasdem Kaltim Celni Pita Sari mengungkapkan bahwa pihaknya saat ini tengah melakukan penjajakan dan pembahasan awal terkait figur-figur yang dinilai memiliki peluang elektoral.

“Kalau untuk Pilgub 2029, kita ada sedikit kejutan. Memang ada beberapa calon yang sudah dalam radar, kemungkinan akan kita godok,” ujarnya saat ditemui di kediamannya, Senin 23 Maret 2026.

Menurut Celni, komunikasi internal partai juga sudah mulai dilakukan, termasuk dengan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) untuk menentukan arah strategi politik ke depan.

“Kita juga sudah berdiskusi kecil dengan DPP apakah tetap atau tidak. Tapi memang ada beberapa calon yang mungkin bisa jadi kuda hitam di Pilkada 2029,” katanya.

Meski demikian, seluruh proses masih bersifat awal dan belum mengerucut pada satu nama tertentu. Nasdem, kata dia, tidak ingin terburu-buru dalam menentukan dukungan.

“Masih panjang perjalanannya. Nanti ditunggu saja,” ucapnya.

Celni menambahkan, saat ini partai lebih fokus memberi ruang bagi para figur potensial untuk bekerja dan membangun elektabilitas di tengah masyarakat. Penilaian terhadap kandidat akan didasarkan pada sejumlah indikator utama.

“Biar kerja dulu, calon-calonnya kerja dulu, semuanya kerja dulu. Kita nanti lihat elektabilitasnya, popularitasnya, dan bagaimana penerimaan masyarakat,” jelasnya.

Ia juga mengakui bahwa hingga kini Nasdem belum memiliki kader internal yang secara khusus dipersiapkan untuk maju sebagai calon gubernur. Oleh karena itu, peluang figur eksternal dinilai cukup terbuka.

“Untuk dari Partai Nasdem sendiri, tidak ada calon kalau untuk maju gubernur. Jadi kita tinggal lihat saja nanti siapa yang paling siap,” tegasnya.

Terkait waktu pengumuman atau langkah konkret partai, Celni memberi sinyal bahwa publik baru akan melihat arah jelas mendekati tahun politik.

“Kejutannya kapan? Nanti mendekati 2028,” pungkasnya.

Dengan pernyataan ini, Nasdem membuka kemungkinan munculnya figur alternatif di Pilgub Kaltim 2029. Kehadiran kandidat kuda hitam diprediksi akan menambah dinamika dan persaingan dalam kontestasi politik di Benua Etam.

Related posts

Cegah Covid-19, Seno Ajak Masyarakat Untuk Ikuti Anjuran Pemerintah

natmed

Hasanuddin Mas’ud Sebut Tak Ada Kesepakatan Tertulis dari Aksi Aliansi Mahakam

Aminah

Target Partisipasi 90 Persen, Syaparuddin Ajak Ormas Berperan Aktif di Pilkada 2024

Aminah