Samarinda, Natmed.id – Kepolisian Resor Kota (Polresta) Samarinda memberikan perhatian khusus terhadap pembinaan pembalap muda dalam gelaran Night Race Kapolresta Cup 2026.

Kehadiran pembalap cilik di lintasan resmi menjadi bukti nyata bahwa hobi otomotif, meski tergolong ekstrem, dapat disalurkan secara positif dan aman melalui pengawasan yang tepat.
Dalam pelaksanaan hari kedua yang berlangsung hingga Minggu dini hari, terlihat peserta anak-anak yang ikut memacu kendaraan di lintasan.
Partisipasi ini bukan tanpa pengawasan, para orang tua hadir langsung untuk memberi dukungan dan memastikan keamanan anak-anak mereka.
Kapolresta Hendri Umar mengungkapkan bahwa salah satu pembalap muda tersebut merupakan putra dari anggota kepolisian yang telah dipersiapkan sejak lama.
“Tadi memang ada anak kecil, tapi itu tadi orang tuanya hadir langsung di tempat lokasi pelaksanaan lomba. Dan kebetulan juga anak dari salah satu anggota Kepolisian. Kemudian juga memang yang bersangkutan sudah beberapa tahun sudah dilatih oleh orang tuanya untuk ikut dalam kegiatan balap motor,” jelas Hendri Umar saat dimintai keterangan, Minggu 15 Maret 2026.
Kapolresta Hendri Umar menegaskan bahwa aspek keselamatan adalah prioritas yang tidak bisa ditawar, terutama bagi peserta di bawah umur. Ia menjamin bahwa ajang resmi memiliki regulasi yang jauh lebih ketat dan aman dibandingkan aksi balap liar di jalanan umum.
Faktor keselamatan dan keamanan menjadi perhatian paling penting bagi seluruh pihak penyelenggara. Ikatan Motor Indonesia (IMI) Kaltim telah menetapkan Standar Operasional Prosedur (SOP) serta protokol khusus untuk perlombaan yang melibatkan peserta anak-anak. Pelaksanaan lomba diawasi secara berlapis oleh orang tua, Polresta Samarinda, hingga tim teknis dari IMI Kaltim.
Selain fokus pada pembinaan, penyediaan wadah resmi ini terbukti efektif dalam mengintervensi dan memitigasi aksi balap liar yang kerap meresahkan warga Samarinda.
Dengan adanya kompetisi yang terstruktur, minat para pemuda untuk melakukan aksi berbahaya di jalan raya dapat dialihkan ke sirkuit.
Kombes Pol Hendri Umar menambahkan bahwa patroli rutin terus dilakukan di wilayah rawan seperti area kota, Samarinda Seberang, hingga Sungai Pinang.
“Kita pastikan semuanya sudah bisa menurun. Bahkan beberapa hari terakhir ini, karena semuanya sudah terfokus ke kegiatan ini, (balap liar) semuanya juga hampir tidak ada terjadi sama sekali,” tambahnya.
Guna menjaga momentum positif ini, Polresta Samarinda bersama IMI Kaltim telah menyiapkan serangkaian agenda balap besar di Sirkuit Kalan. Pada akhir Maret 2026, rencana penyelenggaraan Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Pra-Provinsi (Pre-Prov).
Selain itu, pada bulan Juni 2026 akan diselenggarakan Kejurnas Provinsi dalam rangka memeriahkan Hari Bhayangkara.
Diharapkan dengan komitmen yang terus terjaga, bakat-bakat muda di Samarinda dapat terus berkembang di jalur prestasi yang aman, sekaligus menciptakan ketertiban lalu lintas yang lebih baik bagi seluruh warga.
