Samarinda, Natmed.id – Rencana pembangunan lanjutan kawasan tepian Sungai Mahakam Teras Samarinda tahap III dipastikan belum dapat dilaksanakan dalam waktu dekat.
Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda menunda proyek tersebut setelah kemampuan anggaran daerah mengalami penurunan signifikan.

Wali Kota Samarinda Andi Harun mengatakan semula pemerintah telah menyiapkan kelanjutan pembangunan Teras Samarinda tahap III tahun ini. Namun rencana tersebut terpaksa ditahan karena ruang fiskal pemerintah kota menyempit.
Pembangunan tahap tiga direncanakan berlokasi di depan Bank BTN, Jalan Gajah Mada, dengan fokus fasilitas musala dan area parkir lebih luas
“Kalau tidak ada pemotongan transfer ke daerah, seharusnya tahun ini kita sudah masuk tahap ketiga. Tetapi karena kemampuan anggaran berkurang, akhirnya kita harus menahan dulu,” ujarnya saat konferensi pers di Balai Kota Samarinda, Jumat 13 Maret 2026.
Kondisi fiskal daerah saat ini memaksa pemerintah kota lebih selektif menentukan prioritas pembangunan. Beberapa proyek fisik harus ditunda agar belanja daerah tetap terkendali.
“Tahun ini kita tidak bisa menjalankan banyak kegiatan fisik. Ruang fiskal kita memang terbatas sehingga harus memilih mana yang paling prioritas,” katanya.
Meski tahap III ditunda, Pemkot Samarinda memastikan pembangunan Teras Samarinda yang sedang berjalan tetap dilanjutkan hingga tuntas. Pemerintah saat ini masih fokus menyelesaikan tahap kedua.
“Mudah-mudahan tahap II bisa segera selesai. Setelah kondisi fiskal kita lebih longgar, baru kita lanjutkan ke tahap berikutnya,” kata Andi Harun.
Penundaan tersebut menjadi salah satu dampak langsung dari penyesuaian anggaran daerah yang terjadi dalam beberapa waktu terakhir. Pemkot kini harus menyesuaikan rencana pembangunan dengan kemampuan keuangan yang tersedia.
“Yang jelas, pembangunan Teras Samarinda tetap menjadi bagian dari rencana besar penataan tepian Sungai Mahakam. Hanya saja waktunya harus kita sesuaikan dengan kondisi keuangan daerah,” ujarnya.
