Samarinda, Natmed.id – DPD Golkar Kalimantan Timur (Kaltim) tengah menyiapkan program pendidikan kader partai yang melibatkan generasi muda sekaligus tokoh senior sebagai panutan.
Langkah ini dilakukan untuk memperkuat pengkaderan internal partai menjelang pemilu dan meningkatkan kapasitas pengurus di berbagai tingkat.
Wakil Sekretaris Bidang Pendidikan, Cendekiawan, dan Litbang DPD Golkar Kaltim A Heri Putra Djailani atau akrab disapa Hericong menjelaskan bahwa prioritas pendidikan kader saat ini adalah pengkaderan partai, baik secara informal maupun nonformal.
“Pendidikan yang paling utama adalah pengkaderan. Itu yang jadi prioritas sebelum pendidikan formal,” kata Hericong saat dihubungi, Minggu 8 Februari 2026.
Program pengkaderan yang tengah disusun menitikberatkan pada penguatan generasi muda sebagai penggerak utama partai. Namun, tokoh senior tetap dilibatkan untuk memberikan pengalaman dan menjadi panutan bagi pengurus muda.
“Kebanyakan pengurus baru adalah anak-anak muda, termasuk kalangan profesional dan doktor. Tapi senior tetap menjadi panutan. Ini penting agar ada keseimbangan antara pengalaman dan inovasi,” tambah Hericong.
Program pendidikan kader ini masih dalam tahap perencanaan dan koordinasi internal. Seluruh pengurus DPD Golkar Kaltim telah diperkenalkan melalui rapat pleno virtual.
Mekanisme pendidikan kader akan mengikuti jalur komando partai dan tidak boleh melangkahi struktur yang sudah ada. Rencana program mencakup pelatihan kepemimpinan, penguatan organisasi, dan pengembangan kompetensi kader muda untuk menghadapi tantangan politik dan pemilu mendatang.
“Kami sedang membuat rancangan program yang menyeluruh, mulai dari pengkaderan dasar hingga pengembangan kemampuan strategis. Tujuannya, kader muda siap berperan aktif dalam pembangunan partai,” pungkasnya.
