Paiton, Natmed.id — Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia Abdul Mu’ti menegaskan pentingnya membangun budaya sekolah yang aman, sehat, dan bersemangat sejak dini saat berkunjung ke Kabupaten Probolinggo, Sabtu 17 Januari 2026.
Kunjungan kerja tersebut dilakukan bersama Bupati Probolinggo Mohammad Haris dan diikuti kegiatan bersama ribuan siswa sekolah dasar hingga menengah se-Kabupaten Probolinggo.
Agenda diawali dengan senam pagi bersama siswa dan guru di Lapangan Sidodadi, Kecamatan Paiton, sebelum Mendikdasmen melanjutkan kunjungan ke sejumlah sekolah di Kecamatan Paiton dan Banyuanyar.
Dalam kesempatan itu, Abdul Mu’ti mengapresiasi antusiasme peserta didik dan tenaga pendidik yang dinilainya mencerminkan lingkungan belajar yang sehat dan positif.
“Anak-anak harus berani bercita-cita tinggi. Latar belakang ekonomi maupun kondisi lingkungan tidak boleh menjadi penghalang untuk meraih masa depan,” kata Abdul Mu’ti di hadapan siswa.
Ia juga menekankan penerapan tujuh kebiasaan anak Indonesia hebat, meliputi bangun pagi, beribadah, berolahraga, makan sehat, rajin belajar, aktif bermasyarakat, dan tidur tepat waktu.
Selain itu, Abdul Mu’ti menyampaikan kebijakan Kemendikdasmen terkait pembangunan budaya sekolah yang aman dan nyaman agar sekolah menjadi ruang belajar yang melindungi dan menghargai setiap anak.
Sementara itu, Bupati Probolinggo Mohammad Haris menyatakan kehadiran Mendikdasmen memberikan dorongan bagi peningkatan kualitas pendidikan dan sumber daya manusia di daerah.
“Peningkatan Indeks Pembangunan Manusia Kabupaten Probolinggo saat ini menjadi yang tertinggi di Jawa Timur, dan dukungan pemerintah pusat sangat dibutuhkan untuk mempertahankan capaian tersebut,” ujar Haris.
Ia menambahkan sejumlah sekolah di Kabupaten Probolinggo telah masuk dalam program revitalisasi pemerintah pusat, terutama untuk perbaikan sarana pendidikan yang terdampak cuaca ekstrem.
