Nasional

Survei Ungkap 76 Persen Masyarakat Kenal Kopdes Merah Putih, Kepuasan Capai 96 Persen

Teks: Menteri Koperasi Ferry Juliantono

Bogor, Natmed.id – Survei Lembaga KedaiKOPI mengungkap tingkat pengenalan publik terhadap program Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes/Kel) Merah Putih telah mencapai 76,1 persen, dengan tingkat kepuasan masyarakat di daerah yang telah menjalankan program tersebut menembus angka 96,3 persen.

Hasil survei tersebut disampaikan dalam Rapat Kerja Kementerian Koperasi (Kemenkop) yang dipimpin Menteri Koperasi Ferry Juliantono di Bogor, Senin 12 Januari 2026. Survei dilakukan secara daring pada 10–15 Desember 2025 terhadap 2.044 responden di berbagai daerah di Indonesia.

Menteri Koperasi Ferry Juliantono menilai hasil survei ini menjadi sinyal kuat meningkatnya dukungan publik terhadap Kopdes Merah Putih, sekaligus menjadi tantangan besar bagi pemerintah untuk memastikan program tersebut benar-benar berjalan dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat.

“Ini menjadi pertaruhan bagi kita semua bahwa Kopdes Merah Putih harus sudah benar-benar beroperasi dengan baik dan memberikan manfaat yang lebih bagi masyarakat,” ujar Ferry.

Selain tingkat pengenalan yang tinggi, survei juga mencatat 82,7 persen responden menyatakan setuju terhadap implementasi program Kopdes Merah Putih. Bahkan, di wilayah yang koperasinya sudah aktif beroperasi, tingkat kepuasan masyarakat mencapai 96,3 persen.

Ferry menegaskan, capaian ini tidak boleh membuat jajaran Kemenkop berpuas diri, mengingat tahun 2026 menjadi fase krusial dengan target puluhan ribu Kopdes Merah Putih mulai beroperasi aktif pada Maret hingga April mendatang.

Ia juga mendorong optimalisasi sumber daya Kemenkop untuk memperluas sosialisasi program, terutama menyasar generasi milenial dan Gen Z. Menurutnya, Kopdes Merah Putih berpotensi menjadi solusi atas keterbatasan lapangan kerja yang dihadapi generasi muda.

“Kita ingin Kopdes ini bisa membantu memecahkan persoalan penykapan lapangan kerja, khususnya bagi milenial dan Gen Z,” kata Ferry.

Founder Lembaga Survei KedaiKOPI Hendri Satrio, menyebut hasil survei menunjukkan perubahan persepsi publik terhadap koperasi yang selama ini identik dengan simpan pinjam. Program Kopdes Merah Putih dinilai menghadirkan harapan baru bagi kebangkitan koperasi di Indonesia.

“Untuk program pemerintah yang relatif baru, dukungan 82,7 persen itu sangat tinggi. Artinya, masyarakat menaruh harapan besar pada Kopdes Merah Putih,” ujar Hendri.

Survei juga mencatat 70 persen responden memahami tujuan koperasi untuk kesejahteraan anggota dan masyarakat, sementara 81,3 persen mengetahui koperasi dijalankan dengan asas kekeluargaan. Publik berharap Kopdes Merah Putih dikelola secara profesional, transparan, dan bebas dari praktik korupsi.

“Hasil survei ini menjadi energi positif, tapi juga pengingat bahwa koperasi harus memenuhi kebutuhan masyarakat, mendukung usaha warga, dan menawarkan harga terjangkau,” kata Hendri.

Related posts

Sarasehan Kesehatan HGN Digelar di Pesantren Nurul Jadid

Sahal

Peringati Hari Disabilitas Internasional 2025, Ratusan Siswa SLB Jalan Sehat Inklusif di Kraksaan

Sahal

Dewan Pers Gelar Verifikasi Faktual JMSI Daerah Tahap II

natmed