Politik

Zulhas Tantang PAN Masuk Empat Besar Pemilu Selanjutnya

Teks: Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan saat menghadiri pelantikan pengurus DPW PAN Kaltim di Samarinda, Sabtu 25/4/26. (Natmed.id/Aminah)

Samarinda, Natmed.id – Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan (Zulhas) menargetkan partainya menembus posisi empat besar nasional pada pemilu mendatang.

Target itu disampaikan saat menghadiri pelantikan pengurus PAN Kaltim di Convention Hall Samarinda, Sabtu 25 April 2026 di tengah upaya PAN memperkuat konsolidasi setelah masuk dalam barisan partai pendukung pemerintah.

Zulhas menilai PAN sedang berada dalam momentum kebangkitan politik setelah pada pemilu sebelumnya kerap dipandang sebagai partai papan tengah. Kini, menurutnya, posisi PAN di pemerintahan harus diubah menjadi modal elektoral menuju 2029.

“Kita ini dulu sering dianggap kalah terus, tapi sekarang kita menang. Karena kita setia pada cita-cita, setia pada perjuangan,” ujarnya di hadapan ratusan kader.

Ia menegaskan, kader PAN tidak boleh puas hanya dengan keberadaan partai di kabinet. Menurutnya, keberhasilan politik harus diukur dari kekuatan suara rakyat yang diraih dalam pemilu.

“Target kita jelas, PAN harus naik. Kita ingin jadi partai besar, masuk empat besar nasional,” tegasnya disambut tepuk tangan kader.

Posisi PAN di pemerintahan saat ini memberi ruang besar untuk menunjukkan kinerja nyata. Sebagai Menko Pangan Zulhas menuturkan, pangan dan pembangunan desa sebagai sektor strategis yang diklaim sedang dikerjakan di kabinet.

“Presiden memberi tugas kepada kita. Yang pertama soal pangan, yang kedua ekonomi harus tumbuh dari desa. Itu amanah besar yang harus dijawab dengan kerja,” katanya.

Ia bahkan mengklaim kebijakan pemerintah di sektor pangan mulai menunjukkan hasil signifikan, Indonesia tidak lagi bergantung pada impor beras seperti tahun-tahun sebelumnya.

“Alhamdulillah 2025 kita sudah tidak impor beras lagi. Dari impor 4,5 juta ton menjadi surplus 4,2 juta ton. Itu bukti kalau kebijakan dijalankan dengan benar,” ujarnya.

Namun, pernyataan itu sekaligus menjadi tantangan tersendiri. Sebab di sejumlah daerah, masyarakat masih menghadapi persoalan harga pangan, distribusi bahan pokok dan tekanan ekonomi rumah tangga.

Karena itu, Zulhas meminta kader PAN tidak terjebak pada euforia kekuasaan, melainkan tetap hadir di tengah persoalan rakyat. Ia mengingatkan kerja politik tidak dimulai saat musim pemilu tiba.

“Teruslah bantu rakyat. Setiap hari, setiap saat. Jangan menunggu mau pemilu baru turun ke masyarakat,” katanya.

Zulhas juga menekankan bahwa partai lain bukan musuh politik. Menurutnya, persaingan harus dimaknai sebagai kompetisi sehat untuk memberi gagasan terbaik.

“Ada Golkar, PPP, PDI, semua partai itu bukan musuh. Kita bersaing untuk memberikan yang terbaik bagi Indonesia,” ucapnya.

Khusus kepada kader PAN Kaltim, ia memberi apresiasi atas pelaksanaan pelantikan yang disebutnya paling meriah dan terbesar dibanding daerah lain. Ia berharap Kaltim menjadi salah satu lumbung suara PAN di luar Pulau Jawa.

Related posts

Rusdi Dukung Penyediaan Mobil Untuk Lurah dan Camat

Nediawati

Abdul Samad Dukung Pengadaan Pompa Hidran untuk BK

natmed

Status Tersangka Pemilik Ditangguhkan, Pesona Coffee Kembali Beroperasi

Aminah