Pendidikan

Tahun 2026, IKIP PGRI Kaltim Gratiskan Biaya Kuliah Tanpa SPP hingga Wisuda

Teks: Gedung Rektorat IKIP PGRI Kaltim, Rabu, 25/2/26 (Natmed.id/Aminah)

Samarinda, Natmed.id – Kabar gembira bagi lulusan SMA/SMK sederajat di Kalimantan Timur (Kaltim), Institut Keguruan dan Ilmu Pendidikan (IKIP) PGRI Kaltim membuka program kuliah gratis penuh untuk tahun akademik 2026/2027.

Kebijakan itu mencakup seluruh pembiayaan akademik sejak pendaftaran hingga wisuda, dengan dukungan program beasiswa Gratispol dari Pemerintah Provinsi Kaltim.

Teks: Wakil Rektor III Bidang Kerja Sama IKIP PGRI Kaltim Abdul Rozak Fahrudin Saat Ditemui di Ruangannya IKIP PGRI Kaltim, Rabu 25/2/2026 (Natmed.id/Aminah)

Wakil Rektor III Bidang Kerja Sama IKIP PGRI Kaltim, Abdul Rozak Fahrudin, menegaskan tidak ada pungutan apa pun bagi mahasiswa penerima program tersebut.

“Dari pendaftaran, SPP, bimbingan skripsi, ujian skripsi, sampai wisuda itu tidak bayar. Selama empat tahun kami hitung, tidak ada pembiayaan,” ujarnya saat ditemui di ruang kerjanya, Gedung Rektorat IKIP PGRI Kaltim, Rabu 25 Februari 2026.

Skema pembiayaan dihitung berdasarkan bantuan pendidikan sekitar Rp5 juta per semester atau hampir Rp20 juta selama delapan semester. Dana itu dinilai cukup menutup operasional mahasiswa hingga lulus.

Namun ia memberi catatan penting. Program gratis penuh itu bergantung pada konsistensi kebijakan pemerintah daerah. “Saya jamin tidak bayar, dengan catatan program Gratispol dari gubernur tidak berubah. Karena perguruan tinggi swasta hidup dari pembiayaan mahasiswa. Tapi karena sudah ditopang pemerintah daerah, kami anggap cukup,” tegasnya.

Berbeda dengan sejumlah kampus yang mewajibkan pembayaran UKT lebih dulu sebelum diganti, IKIP PGRI Kaltim memastikan mahasiswa tidak perlu membayar di awal.

“Kalau sudah dinyatakan lulus, kuliah saja. Tidak perlu minta uang orang tua. Kami menunggu pencairan dari pemerintah,” katanya.

Meski demikian, kebutuhan pribadi seperti pakaian, buku, dan pembelian almamater tetap ditanggung mahasiswa melalui koperasi kampus.

Penerimaan mahasiswa baru dibuka dalam dua gelombang. Gelombang pertama berlangsung 15 Januari–20 Juni 2026, dan gelombang kedua 22 Juni–30 September 2026. Pendaftaran dilakukan secara daring melalui laman resmi kampus.

Rozak menjelaskan, sistem seleksi tidak menggunakan tes tertulis. Urutan pendaftar menjadi dasar penerimaan selama kuota masih tersedia. “Daftar hari ini, tidak sampai 24 jam sudah ada pengumuman. Kalau dinyatakan lulus, diberi waktu satu minggu untuk daftar ulang. Kalau tidak, dianggap mengundurkan diri,” jelasnya.

Calon mahasiswa yang belum lulus SMA tetap bisa mendaftar menggunakan surat keterangan aktif kelas XII. Ia mengingatkan, kuota akan ditutup jika telah terpenuhi.

IKIP PGRI Kaltim membuka tiga program studi terakreditasi Baik dan Baik Sekali, yakni Pendidikan Ekonomi, Pendidikan Kepelatihan Olahraga, dan Pendidikan Vokasional Teknologi Otomotif.

Program otomotif disebutnya sebagai satu-satunya pendidikan otomotif di Kalimantan Timur. “Yang ngetren sekarang justru otomotif. Lulusannya cepat terserap kerja. Di Kaltim tidak ada pendidikan otomotif seperti ini selain di IKIP,” ujarnya.

Sementara program olahraga disebut telah memiliki pangsa pasar kuat dengan empat kelas dalam satu angkatan. Kampus juga didukung 18 dosen bergelar doktor (S3) dan 39 dosen magister (S2).

Hingga akhir Februari, tercatat sekitar 20–30 calon mahasiswa telah mendaftar, meski sebagian belum mengikuti ujian akhir sekolah. Selain Gratispol, mahasiswa juga dapat mengakses beasiswa KIP atau bantuan daerah, dengan catatan tidak menerima beasiswa ganda.

“Kami berharap ada peningkatan jumlah mahasiswa, khususnya di Pendidikan Ekonomi. Kalau olahraga sudah punya pangsa. Otomotif juga berkembang,” katanya.

Rozak mengakui kampus swasta sangat bergantung pada jumlah mahasiswa. Semakin besar jumlah mahasiswa, semakin besar pula peluang pengembangan institusi.

“Swasta itu hidup dari mahasiswa, kalau mahasiswa banyak, pengembangan juga jalan. Tapi yang paling penting sekarang, masyarakat tahu bahwa kuliah di IKIP PGRI Kaltim benar-benar gratis, sepanjang program pemerintah berjalan,” tutupnya.

Related posts

Pelajar di Kota Bontang Mendapatkan Tas Gratis,Neni : Diharapkan Mampu Meningkatkan Kualitas Pendidikan

natmed

PT Pertamina EP Sanga Sanga Field Sosialisasi Pengelolaan Sampah Bagi Siswa Sekolah Dasar

Aminah

Gelar Ujian Sekolah di Bontang, Satu Kelas Diisi 15 Siswa

natmed