Ekonomi

Stok BBM Samarinda Aman, Warga Diminta Laporkan Jika SPBU Kosong

Teks: Kabag Perekonomian Kota Samarinda Nadya Turisna Usai Rapat Penyusunan RKPD Kota Samarinda Tahun 2027 di kantor Bapperida Kota Samarinda, Kamis,12/3/26. (Natmed.id/Aminah)

Samarinda, Natmed.id – Ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) menjadi salah satu perhatian pemerintah menjelang arus mudik Lebaran Idulfitri.

Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda memastikan pasokan BBM aman hingga setelah Lebaran, meski pengawasan tetap dilakukan untuk mengantisipasi potensi kekosongan di lapangan.

Kepala Bagian Perekonomian Pemerintah Kota Samarinda Nadya Turisna mengatakan pihaknya telah berkoordinasi dengan Pertamina terkait jaminan distribusi BBM selama periode Idulfitri.

Pertamina telah memastikan distribusi BBM tetap berjalan dan tidak akan terganggu meskipun memasuki masa libur Lebaran.

“Kalau pasokan BBM sesuai jadwal, dari Pertamina insyaallah aman sampai Lebaran bahkan setelah Lebaran,” ujarnya, di kantor Bapperida Kota Samarinda, Kamis 12 Maret 2026.

Meski demikian, Pemkot tetap membuka ruang pengawasan dari masyarakat untuk melaporkan apabila terjadi kekosongan BBM di stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU).

“Kalau kalian menemukan kemacetan atau menemukan BBM kosong di SPBU, informasikan ke pemerintah. Nanti kami yang menegur dan menghubungi Pertamina,” kata Nadya.

Laporan dari masyarakat akan segera ditindaklanjuti dengan koordinasi langsung kepada pihak Pertamina agar distribusi dapat segera dipulihkan.

“Kita akan langsung calling Pertamina kalau ada SPBU yang kosong. Jadi kalau ada kejadian seperti itu, laporkan saja,” ujarnya.

Namun sejauh ini, menurut Nadya, kasus kekosongan BBM saat momentum Lebaran di Samarinda relatif jarang terjadi.

“Rasanya tidak pernah kejadian saat Lebaran. Karena dari Pertamina juga sudah berkomitmen bahwa mereka tidak boleh libur,” jelasnya.

Ia bahkan menyebut para petugas distribusi BBM tetap bekerja selama periode Lebaran demi memastikan layanan tetap berjalan.

“Kemarin mereka bilang, kami tidak boleh libur, diharamkan pulang. Padahal banyak dari mereka yang bukan orang daerah sini,” kata Nadya.

Selain memastikan pasokan BBM, pemerintah kota juga melakukan pemantauan terhadap operasional sejumlah SPBU di Samarinda untuk memastikan distribusi berjalan normal selama periode Idulfitri.

Pengawasan ini dilakukan agar aktivitas masyarakat, khususnya yang berkaitan dengan mobilitas dan kebutuhan transportasi saat Lebaran, tidak terganggu akibat kendala distribusi bahan bakar.

Pemkot juga menegaskan akan terus berkoordinasi dengan Pertamina jika ditemukan potensi gangguan pasokan di lapangan.

“Kami tetap membantu memantau, kalau ada kendala di lapangan, kita langsung koordinasi supaya distribusi BBM tetap berjalan lancar,” tukas Nadya.

Related posts

Samarinda Bidik Ekonomi Tumbuh 6 Persen Fokus Tekan Kemiskinan dan Jaga Inflasi

Aminah

Layanan Kantor Cabang dan ATM BSI Bertahap Kembali Pulih

Muhammad

PT BSJ Siapkan Santunan Tambahan Rutin Bagi Penerima BLT

Febiana