Politik

PPP Kaltim Tegaskan Muswil X Digelar Sesuai Instruksi DPP, Bukan Agenda Mendadak

Teks: Ketua DPW PPP Kaltim Gamalis (Natmed.id/Aminah)

Samarinda, Natmed.id – Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kalimantan Timur menegaskan bahwa pelaksanaan Musyawarah Wilayah (Muswil) X PPP Kaltim bukan agenda mendadak, melainkan dilaksanakan sesuai instruksi Dewan Pimpinan Pusat (DPP) dan amanat Anggaran Dasar/Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) partai.

Ketua DPW PPP Kaltim Gamalis menjelaskan Muswil X yang digelar di Hotel Aston Samarinda, Rabu, 4 Februari 2026, merupakan hasil proses panjang yang telah melalui sejumlah penyesuaian jadwal atas persetujuan DPP. Penyesuaian tersebut dilakukan karena mempertimbangkan kondisi akhir tahun serta agenda pemerintahan daerah.

“Tidak ada yang tiba-tiba. Muswil ini sudah menjadi instruksi DPP sejak lama. Awalnya dijadwalkan tanggal 27, tapi kami meminta penyesuaian karena waktunya berdekatan dengan akhir tahun dan agenda pemerintahan. DPP kemudian memberikan kelonggaran hingga akhirnya disepakati dilaksanakan sekarang,” ujar Gamalis.

Ia menepis anggapan bahwa Muswil X digelar secara diam-diam atau tertutup. Menurutnya, seluruh tahapan telah dijalankan secara terbuka dan sesuai mekanisme organisasi partai.

“Kalau disebut mendadak, silakan ditunjukkan di mana mendadaknya. Prosesnya panjang dan komunikasinya jelas dengan DPP,” tegasnya.

Gamalis juga menyebutkan, DPW PPP Kaltim telah melakukan koordinasi dengan Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) sebagai bagian dari upaya menyelaraskan agenda partai dengan tahapan kepemiluan, terutama terkait kewajiban verifikasi administrasi dan faktual partai politik.

“Kami sempat bersilaturahmi dan audiensi ke KPU dan Bawaslu untuk memastikan agenda partai tidak bertabrakan dengan tahapan pemilu. Selama belum masuk tahapan resmi, tidak ada persoalan,” katanya.

Ia menambahkan, sesuai instruksi partai, seluruh agenda permusyawaratan di PPP Kaltim harus tuntas pada 2026. Setelah Muswil X, agenda Musyawarah Cabang (Muscab) di tingkat kabupaten/kota akan dilaksanakan paling lambat tiga bulan setelah Muswil.

“Itu amanat AD/ART hasil Muktamar ke-9 di Makassar. Setelah Muswil, tiga bulan berikutnya Muscab harus sudah berjalan. Target kami, seluruh permusyawaratan organisasi di Kaltim clear tahun ini,” ujarnya.

Gamalis menegaskan, PPP Kaltim tetap mengedepankan prinsip kesejukan dan soliditas internal dalam setiap proses organisasi, termasuk dalam pelaksanaan Muswil X.

“Sejak dulu PPP menjaga kesejukan. Kami ingin semua proses berjalan tertib, sesuai aturan dan menjaga stabilitas organisasi,” tukasnya.

Related posts

PPS Samarinda Dilantik, Firman Ingatkan Pekerjaan di Depan Mata

Aminah

Komisi I Gelar Raker Raperda Rancangan Penyelenggara Pendidikan

natmed

Tidak Hadir di Pleno KPUD, Andi Harun Mantap Pilih Jalur Parpol

Aminah

Leave a Comment