Ekonomi

Perumda Varia Niaga Perlu Dua Dewas, Pemkot Samarinda Siapkan Proses Rekrutmen Baru

Teks: Asisten II Sekretariat Daerah Kota Samarinda Marnabas Patiroy Saat Wawancara Bersama Awak Media, Rabu,8/4/26. (Natmed.id/Aminah)

Samarinda, Natmed.id – Pemkot Samarinda akan membuka proses rekrutmen baru untuk mengisi jabatan Dewan Pengawas (Dewas) Perumda Varia Niaga.

Saat ini posisi Dewas hanya terisi satu orang, sementara ketentuan mengharuskan minimal dua pengawas untuk mendampingi dua direksi yang sudah menjabat.

Asisten II Sekretariat Daerah Kota Samarinda Marnabas Patiroy menjelaskan bahwa kebutuhan penambahan Dewas mendesak karena unsur pemerintah belum terwakili.

“Dewas Varia Niaga ini baru satu, sementara direksinya dua. Harusnya Dewasnya juga dua, karena dari unsur pemerintah belum ada, jadi kita buka proses seleksinya,” ujar Marnabas, Rabu 8 April 2026.

Pemkot telah menggelar rapat persiapan sekaligus menyusun mekanisme pembukaan seleksi. Proses nantinya akan dilakukan secara terbuka dengan kriteria yang sudah ditetapkan Pemerintah Kota.

Calon Dewas harus memiliki pengalaman relevan, terutama dalam sektor usaha dan tata niaga pangan, mengingat Varia Niaga memegang peran penting dalam pengendalian inflasi di Samarinda.

“Ada kriteria penilaiannya. Pengalaman, basic perdagangan, pemahaman visi misi perumda. Semua akan kita pilih yang tepat,” katanya.

Varia Niaga menjadi salah satu perumda paling progresif di Indonesia, terutama karena kontribusinya terhadap stabilisasi harga pangan. Perusahaan daerah ini menjadi mitra strategis pemerintah ketika terjadi kenaikan harga komoditas tertentu.

“Perkembangannya luar biasa, terutama di pangan. Kalau harga naik, mereka ikut turun tangan lewat operasi pasar,” jelasnya.

Ia menambahkan, langkah intervensi harga tidak bisa dilakukan terlalu sering karena dapat memicu distorsi pasar. Namun keberadaan toko inflasi dan operasi pasar menjadi instrumen yang mampu menjaga keseimbangan ekonomi.

“Pemerintah harus berada di tengah-tengah. Pedagang boleh cari untung, tapi jangan terlalu. Kalau tidak diimbangi, hukum ekonomi berlaku dan harga pasti melonjak,” tegasnya.

Selain membantu menjaga stabilitas harga, Varia Niaga kini mulai memberikan kontribusi pendapatan asli daerah (PAD). Perluasan usaha di bidang pangan, pariwisata, hingga pengelolaan gerai publik disebut sudah mulai menunjukkan hasil.

“PAD-nya sudah mulai ada. Tinggal kita kembangkan lagi usahanya yang sebelas itu,” ucap Marnabas.

Untuk saat ini Pemkot belum membuka pendaftaran calon Dewas. Tahapan masih berada pada penyusunan regulasi internal dan sosialisasi kepada publik.

“Baru rapat persiapan, kita belum buka pendaftaran. Perlu sosialisasi karena orang harus tahu dulu apa tugas Dewas sebelum daftar,” tuturnya.

Related posts

Dispar Kaltim Dorong Kampung Ramadan Temindung Jadi Contoh Ajang Acara Berbasis Komunitas

Aminah

Awal Pekan Buruk Bagi Petani, TBS Sawit Kaltim Turun di Akhir November

Aminah

Imlek dan Ramadan 2026, Buka Peluang Bagi Pedagang Baru Pasar Pagi

Sukri