IKN, Natmed.id – Masjid Negara Nusantara di kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN) mulai difungsikan menjelang bulan suci Ramadan 1447 Hijriah setelah Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar melaksanakan salat subuh berjamaah perdana di masjid tersebut, Minggu 11 Januari 2026.
Pelaksanaan salat subuh berjemaah ini menandai kesiapan awal Masjid Negara Nusantara untuk digunakan sebagai pusat ibadah dan aktivitas keagamaan di kawasan inti pemerintahan IKN, seiring dengan rampungnya tahap akhir pembangunan fisik masjid.
Menag Nasaruddin Umar menyampaikan bahwa kehadiran Masjid Negara Nusantara bukan sekadar melengkapi infrastruktur IKN, melainkan menjadi simbol spiritual dan peradaban yang menegaskan keseimbangan antara pembangunan fisik dan nilai-nilai keagamaan.
“Pembangunan IKN tidak boleh dipandang sebagai penaklukan terhadap alam, melainkan sebuah amanah untuk mengelola dan memakmurkan bumi,” ujar Nasaruddin Umar dalam tausiyah singkat usai salat subuh.
Dalam tausiyahnya, Menag mengangkat pesan Surat Al-Baqarah ayat 30 tentang penetapan manusia sebagai khalifah di muka bumi. Ia menekankan bahwa pembangunan IKN harus dijalankan dengan prinsip keberlanjutan, tanggung jawab moral, dan kesadaran spiritual.
Menag juga mengapresiasi konsep Masjid Negara Nusantara yang dirancang ramah lingkungan dan inklusif. Menurutnya, masjid ini diharapkan menjadi ruang ibadah yang terbuka bagi seluruh lapisan masyarakat serta mencerminkan semangat moderasi beragama yang menjadi fondasi pembangunan IKN.
Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) Abdul Khaliq menilai kehadiran Menteri Agama di Masjid Negara Nusantara memberikan dorongan moral bagi jajaran ASN Kemenag dan masyarakat Kaltim sebagai wilayah penyangga IKN.
“Kehadiran Pak Menteri bukan sekadar kunjungan kerja, tetapi suntikan semangat bagi kami semua untuk terus menjaga kerukunan dan stabilitas sosial di Kaltim,” kata Abdul Khaliq.
Ia juga mengapresiasi kehadiran tokoh-tokoh lintas agama dalam kegiatan tersebut. Menurutnya, suasana salat subuh berjamaah yang dihadiri berbagai elemen masyarakat mencerminkan praktik nyata toleransi beragama di kawasan IKN.
“Kami bangga karena toleransi di Kaltim khususnya di IKN, bukan hanya slogan, tetapi benar-benar dipraktikkan dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.
Rangkaian kunjungan kerja Menag di IKN dilanjutkan dengan penanaman pohon di area Plaza Bhinneka sebagai simbol komitmen keberlanjutan. Namun, agenda tersebut ditunda akibat kondisi cuaca hujan deras sejak dini hari.
Menag juga melakukan peninjauan sejumlah fasilitas pendukung Masjid Negara Nusantara untuk memastikan kenyamanan jemaah saat masjid mulai dioperasikan secara penuh dalam waktu dekat, terutama menjelang Ramadan dan Hari Raya Idulfitri.
