Kalimantan Timur

Jemaah Dzikir Nurul Wathon Kaltim Tegaskan Dukungan Penuh Pembangunan IKN

Teks: Sekretaris DPD Jama’ah Dzikir Nurul Wathon Al-Hanbalangi Wal-Khittoh Kaltim Supriyanto Saat Memberikan Keterangan Pers, Sabtu 28/2/2026. (Natmed.id/Aminah)

Samarinda, Natmed.id – Jemaah Dzikir Nurul Wathon Al-Hanbalangi Wal-Khittoh Kalimantan Timur (Kaltim) menegaskan komitmennya mendukung penguatan spiritual umat sekaligus pembangunan daerah, termasuk dukungan penuh terhadap keberadaan Ibu Kota Nusantara (IKN).

Sekretaris DPD Jemaah Dzikir Nurul Wathon Al-Hanbalangi Wal-Khittoh Kalimantan Timur Supriyanto menjelaskan bahwa jemaah ini dibentuk sebagai wadah silaturahmi sekaligus mujahadah bersama untuk penguatan kualitas rohani umat.

Menurutnya, zikir dan munajat yang dilakukan bukan hanya berdimensi personal, tetapi juga diarahkan untuk kemaslahatan bangsa.

“Tujuan kami membangun silaturahmi, melakukan zikir bersama dalam kerangka penguatan rohani, dan bermunajat kepada Allah SWT dengan harapan bangsa Indonesia diberi kemuliaan dunia dan akhirat,” ujar Supriyanto disela rapat pembentukan panitia pengukuhan kepengurusan periode 2026–2031 yang digelar di Bagios Cafe, Jumat 28 Februari 2026.

Dalam visi organisasinya, Jemaah Dzikir Nurul Wathon menargetkan diri sebagai wadah mujahadah yang mendukung kemajuan dan kemandirian bangsa.

Salah satu fokusnya adalah menyatukan pesantren-pesantren kecil dalam satu forum diskusi untuk mencari solusi kebangsaan, sekaligus mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) santri agar lebih mandiri dengan memanfaatkan potensi sumber daya alam yang tersedia.

Sementara dari sisi misi, Supriyanto menegaskan tiga agenda utama yang akan dijalankan secara berkelanjutan. Pertama, peningkatan kualitas spiritual jama’ah melalui dzikir dan pengajian. Kedua, membangun hubungan harmonis antarsesama jama’ah dan komunitas.

Ketiga, menjalankan kegiatan sosial serta kepedulian lingkungan sebagai wujud nyata dari iman dan dzikir yang diamalkan.

“Dzikir itu tidak berhenti di lisan. Harus ada dampak sosial dan kepedulian lingkungan yang dirasakan langsung oleh masyarakat,” tegasnya.

Dalam konteks kebangsaan dan pemerintahan, Supriyanto menekankan bahwa Jama’ah Dzikir Nurul Wathon bersikap terbuka dan mendukung pemerintah, baik yang saat ini menjabat maupun pemerintahan mendatang. Dukungan itu, kata dia, diwujudkan melalui doa dan ikhtiar agar para pemimpin diberikan kemudahan dalam menjalankan amanah.

“Kami mendukung pemerintah saat ini dan yang akan datang, supaya para pemimpin diberikan kelancaran dan kemudahan dalam membangun daerahnya masing-masing,” katanya.

Terkait pembangunan IKN, Supriyanto menyatakan dukungan penuh, khususnya dari DPD Kaltim. Ia menilai keberadaan IKN di wilayah Kaltim harus disambut dengan kesiapan spiritual, sosial, dan sumber daya manusia yang kuat.

“Kami mendukung penuh keberadaan IKN di Provinsi Kaltim. Harapannya, pembangunan IKN berjalan baik dan membawa manfaat bagi masyarakat luas,” ujarnya.

Rapat pembentukan panitia pengukuhan ini menjadi langkah awal konsolidasi organisasi menuju periode kepengurusan 2026–2031. Selain menyusun struktur kepanitiaan, pertemuan juga membahas arah program agar selaras dengan visi keumatan, kebangsaan, dan tantangan pembangunan daerah, termasuk menyambut transformasi Kaltim sebagai wilayah strategis nasional seiring hadirnya IKN.

Related posts

Bupati Kukar Soroti Jalan Menuju Tiga Fasum yang Baru Diresmikan

Aminah

Akmal Malik Ajak OPD Bersatu Memaksimalkan Pelayanan Publik

Intan

Cegah Jatuhnya Korban Saat Pemilu 2024, Petugas KPPS Diimbau Jaga Kesehatan

Aminah