Politik

Gamalis Pastikan Tak Ada Perpecahan PPP Kaltim Jelang Pemilihan Ketua DPW

Teks: Ketua DPW PPP Kaltim Gamalis (Natmed.id/Aminah)

Samarinda, Natmed.id – Ketua DPW Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kalimantan Timur (Kaltim) Gamalis memastikan tidak ada perpecahan internal di tubuh PPP Kaltim menjelang pemilihan Ketua DPW, sekaligus menyikapi dinamika politik yang sempat muncul di tingkat Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PPP.

Gamalis mengatakan isu dualisme kepemimpinan yang sempat ramai diperbincangkan publik lebih berkaitan dengan dinamika di pusat, namun kondisi itu diyakini tidak berimbas pada struktur partai di daerah, khususnya di Kalimantan Timur.

“Kalau di Kaltim, dari dulu PPP itu menganut kesejukan. DPC-DPC kami tetap solid, guyub dan tidak terpecah. Dinamika di pusat tidak sampai terjadi di daerah,” ujar Gamalis di Samarinda, Rabu, 4 Februari 2026.

Dualisme PPP di tingkat pusat yang dimaksud Gamalis merujuk pada konflik internal yang muncul usai Muktamar X Partai Persatuan Pembangunan pada akhir September 2025.

Dalam kongres itu, sempat terjadi perbedaan klaim kepemimpinan sehingga muncul dua pihak yang mengklaim sah menjadi Ketua Umum. Namun konflik tersebut akhirnya berhasil diselesaikan melalui proses rekonsiliasi nasional yang difasilitasi oleh Kementerian Hukum.

Menteri Hukum Supratman Andi Agtas menerbitkan Surat Keputusan Menteri Hukum Nomor M.HH-15.AH.11.02 Tahun 2025 yang menyatakan Muhamad Mardiono sebagai Ketua Umum PPP dan Agus Suparmanto sebagai Wakil Ketua Umum, menandai berakhirnya dualisme kepemimpinan di DPP PPP masa bakti 2025–2030.

Keputusan itu juga diakui kedua pihak kubu yang bersengketa sebagai dasar konsolidasi internal partai di semua tingkatan.

Lebih jauh, Mahkamah Partai PPP juga menyatakan bahwa tidak terjadi dualisme setelah pelaksanaan Muktamar X, menegaskan keputusan pimpinan yang sah atas hasil kongres tersebut.

Islah di tingkat pusat diharapkan menjadi momentum bagi PPP untuk kembali bangkit dan memperkuat soliditas organisasi dari pusat hingga daerah.

“Di pusat sudah islah, sudah clear. Jadi gerakan di bawah juga aman, tidak ada kekhawatiran lagi soal perpecahan,” tegasnya.

Gamalis menyebut agenda Muswil X bersifat tunggal, yakni memilih Ketua DPW PPP Kaltim yang baru. Hingga Muswil digelar, ia mengaku belum ada calon yang secara resmi muncul.

Pemilihan Ketua DPW tidak dilakukan melalui mekanisme kampanye terbuka, melainkan melalui tim formatur. Peserta Muswil akan memilih lima orang formatur, yang terdiri dari perwakilan DPP, DPW, dan DPC, untuk kemudian menentukan Ketua DPW terpilih.

“Formatur itulah yang nanti memilih ketua. Setelah itu, ketua terpilih bersama formatur menyusun kepengurusan,” jelas Gamalis.

Disinggung soal kemungkinan dirinya kembali maju, Gamalis menyatakan siap apabila diminta oleh formatur. “Kalau formatur meminta, saya siap. Sebagai kader, apalagi masih diberi kepercayaan, tentu siap,” katanya.

Related posts

Andi Fais Yakin Riza Indra Mampu Antarkan Sukses Pilkada Bontang

natmed

KPU Segera Verifikasi Berkas Pendaftaran Andi Harun-Syaparudin Melalui Jalur Independen

Irawati

Syarat Pendaftaran Siswa Baru di Balikpapan dan Samarinda Berbeda

natmed